Categories: Nasional

Ini 7 Penyebab Seseorang Bisa Alami Gangguan Mental

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Ternyata bukan hanya kesehatan fisik yang harus diperhatikan. Tetapi seseorang juga penting memperhatikan kesehatan jiwa atau mentalnya agar kehidupan bisa berjalan dengan keseimbangan.

Bicara soal kesehatan mental, setiap 10 Oktober, dunia memperingati Hari Kesehatan Mental Sedunia. Tahun ini, tema yang diambil menekankan semua orang harus berpikir lebih visioner di masa depan. Iakni ‘meningkatkan investasi kesehatan mental’.

Psikiater dr.Lahargo Kembaren,SpKJ yang juga Kepala Instalasi Rehabilitasi Psikososial RS.dr.H.Marzoeki Mahdi Bogor dan RS Siloam Bogor mengatakan, seseorang dikatakan dalam keadaan sehat jiwanya saat dia bisa memberikan potensi terbaiknya, dapat beradaptasi dengan kehidupan, mampu berperan dalam setiap aspek kehidupan di sekolah/kuliah, tempat kerja, keluarga dan komunitas. Kesehatan jiwa adalah urusan semua orang.

Menurutnya, gangguan jiwa bisa mengenai siapa saja tanpa memandang latar belakang dan status ekonomi serta pendidikannya. Gangguan jiwa terjadi melalui suatu proses yang terjadi beberapa waktu sebelumnya. Bisa cepat atau lebih lambat.

Yang perlu dipahami, setiap orang bisa mengalami situasi tidak nyaman dalam satu waktu kehidupan dan itu tidak apa apa (it’s ok to not be ok). Namun berbahaya, jika keadaan tidak perasaan tak nyaman tersebut berlangsing terus-menerus.

“Sebagian besar pikiran dan perasaan itu nyaman itu bisa berlalu dan hilang tetapi pada beberapa orang hal ini berkembang menjadi suatu hal yang lebih serius sehingga memerlukan intervensi dan pertolongan lebih lanjut,” ungkapnya kepada JawaPos.com baru-baru ini.

Menurut dr. Lahargo, penyebab seseorang bisa menderita gangguan jiwa bermacam-macam atau disebut multifaktorial. Apa saja?

1. Faktor genetik, keturunan

2. Kondisi ibu selama dia mengandung, bila ada gangguan mental, emosional, atau fisik maka akan mempengaruhi saraf otak janin yang dikandungnya.

3. Proses persalinan, bila ada komplikasi maka meningkatkan risiko.

4. Penyakit fisik seperti panas tinggi, kejang, atau penyakit berat lainnya mulai dari lahir sampai usia sekarang.

5. Riwayat jatuh, terbentur kepala, kena pukul atau kecelakaan.

6. Penggunaan Narkoba/Napza seperti  alkohol, ganja (cannabis), Synthe, Shabu-shabu, Extasy, obat penenang, heroin (putaw).

7. Riwayat trauma, beban psikologis yang berat, masalah yang sulit diselesaikan, konflik, keinginan yang tidak tercapai, kemarahan yang terpendam, kesedihan yang mendalam, kehilangan, kekecewaan.

Menurut dr. Lahargo, semua penyebab di atas membuat keseimbangan zat kimia di otak (neurotransmiter) menjadi berubah dan tidak stabil “Inilah yang memunculkan adanya perubahan pada cara berpikir, perasaan, sikap, dan perilaku,” ungkapnya.

“Apabila dideteksi dengan lebih cepat maka gangguan jiwa akan lebih mudah diterapi, diobati sehingga yang bersangkutan dapat pulih dan produktif kembali,” tutupnya.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

23 jam ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

24 jam ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

1 hari ago

Kabut Asap Makin Tebal, Disdikbud Pelalawan Liburkan Tatap Muka di 8 Kecamatan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…

1 hari ago

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

1 hari ago

Persidangan Korupsi Kuansing Ungkap Mantan Kabag Umum Punya Rekening Rp2,9 Miliar

Persidangan perkara korupsi mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap transaksi bernilai total Rp2,9 miliar di dua…

2 hari ago