Categories: Nasional

Sengaja, Tak Ada Nama Harun Masiku di Red Notice

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Tidak tercantumnya Harun Masiku dalam daftar red notice di situs Interpol direspons Polri. National Central Bureau (NCB) Interpol Polri menyebut ada dua alasan mengapa Harun Masiku tidak tercantum dalam daftar red notice di situs Interpol. Yakni, perlunya percepatan dan mencegah pengumuman red notice Harun Masiku dimainkan.

Sekretaris NCB Interpol Polri Brigjen Amur Chandra menuturkan, tercantum atau tidak Harun Masiku di situs Interpol sebenarnya tidak masalah. Sebab, red notice untuk Harun Masiku itu telah dipastikan klir. "Saya jelaskan mekanisme red notice ini ya," paparnya.

Dalam permintaan red notice, terdapat kolom pilihan apakah red notice ini di-publish atau tidak. Kalau dipilih publish maka, akan dicantumkan di situs Interpol Pusat, di Lyon, Prancis. Namun, untuk pilihan publish ini akan membuat Interpol bertanya, apakah ini perkara besar dan perlu penanganan segera. "Tek toknya kebanyakan, padahal yang diinginkan percepatan," ujarnya.

Lagi pula, bila red notice Harun Masiku diumumkan di situs Interpol, tentunya masyarakat umum bisa melihat. Kondisi itu bisa membuat hal-hal yang tidak diinginkan. "Bisa bikin-bikin kalau bisa melihat," tuturnya kemarin di Mabes Polri.

Dia menjelaskan, keputusan untuk tidak mengumumkan ini merupakan keputusan bersama penyidik dalam gelar perkara. Semua itu merupakan sistem di NCB Interpol Polri. "Bagi kami itu tidak esensial," ujarnya.  

Dengan tidak diumumkan, red notice Harun Masiku ini tetap dikirimkan ke 194 negara anggota Interpol. Teknisnya, red notice ini dikirim ke semua negara anggota Interpol melalui jaringan i247. "Bahkan, NCB Interpol Polri telah mengirim surat khusus ke sejumlah negara Asia Tenggara dan Asia. Negara terdekat," tuturnya.

Respons dari beberapa negara itu sudah bermunculan. Yang menyebutkan bahwa Harun Masiku tidak terdeteksi di perlintasan negara mereka. "Kecil kemungkinan Harun Masiku lolos bila melewati jalur resmi," jelasnya.

Menurutnya, tidak ada kriteria khusus untuk kasus yang red notice-nya diumumkan atau tidak. Namun, banyak negara memang tidak mengumumkannya. "Yang penting sudah diumumkan ke semua negara Interpol," urainya.

Kapan red notice Harun Masiku terbit? Dia menyatakan, red notice Harun Masiku terbit sekitar sebulan yang lalu. Tidak lama setelah permintaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menerbitkan red notice. "ya, hampir sebulan," tuturnya.

Soal penerbitan red notice yang baru sebulan, dia menjelaskan bahwa semua itu bergantung permintaan dari instansi yang menangani kasus tersebut. "Berdasarkan permintaan penyidik yang baru sebulan lalu. Kami hanya sampaikan ke Interpol di Lyon," jelasnya.(idr/jpg)

 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

11 jam ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

11 jam ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

17 jam ago

Kabut Asap Makin Tebal, Disdikbud Pelalawan Liburkan Tatap Muka di 8 Kecamatan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…

17 jam ago

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

21 jam ago

Persidangan Korupsi Kuansing Ungkap Mantan Kabag Umum Punya Rekening Rp2,9 Miliar

Persidangan perkara korupsi mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap transaksi bernilai total Rp2,9 miliar di dua…

1 hari ago