satgas-jemaah-haji-sehat-tak-perlu-karantina-saat-tiba-di-indonesia
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Satgas Penanganan Covid-19 tidak memberlakukan ketentuan karantina bagi jemaah haji yang tiba di Indonesia selama kondisi tubuh dinyatakan sehat berdasarkan hasil skrining di bandara.
“Sesampainya tiba di Indonesia, karena seluruh jemaah haji telah melakukan vaksinasi dasar dan sebagian besar sudah booster (dosis penguat), tentu kalau tidak bergejala bisa lewat saja,” kata Kepala Subbid Dukungan Kesehatan Bidang Darurat Satgas Covid-19, Alexander K Ginting, saat menyampaikan keterangan dalam dialog FMB9 yang diikuti dari YouTube di Jakarta, Senin (11/7/2022).
Ketentuan tersebut berbeda saat keberangkatan jemaah calon haji yang saat itu diwajibkan untuk mengarantina diri selama sepekan jelang keberangkatan ke Tanah Suci. Menurut Alexander, kebijakan saat pemberangkatan dilatarbelakangi permintaan Pemerintah Arab Saudi agar seluruh calon haji dinyatakan negatif hasil RT-PCR 3×24 jam.
“Ini tentunya harus benar-benar dipersiapkan sehingga tidak akan menganggu kloter penerbangan,” katanya.
Meski saat kedatangan di Tanah Air pada 16-30 Juli 2022 tidak kembali diberlakukan ketentuan karantina, kata dia, tapi tim kesehatan di asrama haji tetap melakukan skrining kesehatan untuk memastikan kondisi kesehatan jemaah haji. Jika hasilnya positif dengan gejala ringan, akan dilanjutkan dengan prosedur isolasi mandiri. Jika gejala sedang hingga berat karena faktor komorbid, akan dirujuk ke rumah sakit.
Ia mengatakan pengawasan terhadap protokol kesehatan dalam aktivitas penjemputan jemaah haji di bandara dan asrama perlu ditata dengan baik demi mencegah penularan yang tidak terkendali.
“Yang kita khawatirkan adalah kerumunan di area penjemputan atau di rumah jemaah. Aktivitas itu harus dikendalikan dengan prokes dan ketentuan PPKM,” kata Alexander K Ginting.
Sebelumnya, otoritas kesehatan di Arab Saudi melaporkan penambahan ratusan kasus harian Covid-19 dalam beberapa hari terakhir. Bahkan per 24 Juni 2022, ada 927 kasus baru.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Edwar Yaman
Komunitas SeSuKa Bike Koto Gasib-Siak memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai ajang silaturahmi…
Komisi I DPRD Pekanbaru menyoroti lemahnya pengawasan Satpol PP dan mendesak penegakan perda terhadap usaha…
Polresta Pekanbaru mengungkap berbagai kasus viral, mulai vandalisme TMP, geng motor, curanmor lintas provinsi hingga…
Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 kilometer tahun ini, menyasar pusat kota…
Duri Bike Community memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 dengan menurunkan 15 peserta dan…
BPR Indra Arta Indragiri Hulu memperpanjang pendaftaran rekrutmen pegawai baru hingga 26 Januari untuk menjaring…