Categories: Nasional

New Normal, Industri Kecil Harus Bangkit

(RIAUPOS.CO) – Pandemi Covid-19 memukul sejumlah sektor usaha, termasuk industri kecil dan menengah di Kabupaten Kampar. Kondisi new normal yang diberlakukan saat ini oleh pemerintah diharapkan perekonomian di sektor ini kembali bangkit. Apalagi sektor industri kecil dan menengah merupakan salah satu tulang punggung ekonomi negara.

Untuk memberikan semangat bangkit dari keterpurukan, Ketua Dekranasda Kabupaten Kampar Muslimawati Catur akan turun ke sejumlah daerah untuk memberikan semangat dan motivasi, sekaligus solusi bagi pelaku usaha sektor ini. Muslimawati didampingi Ketua Harian Dekranasda Kampar Ali Sabri secara khusus berkunjung ke salah satu pusat kerajinan, Rabu (10/6).

Istri Catur Sugeng Susanto ini mendapati para pengusaha terpukul berat. Terutama minimnya output selama pandemi Covid-19. Maka pada hari itu, Muslimawati Catur sekaligus memberikan bantuan sembako kepada para pelaku usaha kecil di Desa Teratak, Kecamatan Rumbio Jaya.

''Hari ini (kemarin, red) pertama kali kami ingin bersilaturahmi dulu dengan pelaku usaha kecil ini, sekaligus memberikan motivasi dan melakukan pembinaan. Terus terang, kita semua patut khawatir atas melemahnya usaha masyarakat akibat Covid-19 ini. Bukan saja terhadap industri kecil dan menengah namun terhadap seluruh sendi kehidupan. Sektor ini harus bangkit kembali,'' sebut Muslimawati.

Sementara itu, Ketua Harian Dekranasda Kampar Ali Sabri yang juga merupakan Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi, Koperasi dan Tenaga Kerja Kampar menyampaikan, pihaknya akan melakukan pembinaan intensif pada industri kecil dan menengah ini. Pihaknya berjanji akan terus melakukan koordinasi dalam pembinaan kepada pelaku usaha ini.

''Kami akan upayakan setiap aspirasi yang disampaikan oleh kelompok usaha ini. Maklum saat ini adanya rasionalisasi anggaran akibat Covid-19 ini juga menjadi tantangan baru bagi kami. Namun ini akan tetap kami upayakan. Apalagi kondisi ini mendapat perhatian khusus Bu Muslimawati sebagai Ketua Dekranasda Kabupaten Kampar,'' sebut Ali.

Kesempatan itu juga dimanfaatkan Dekranasda Kampar untuk menjaring aspirasi dari para pelaku industri kecil dan menengah. Ketua Ketua IKM Pandai Besi Saliar, juga menyampaikan keinginan para pelaku industri di bidang mereka. Menurutnya, ada banyak anggota kelompok usaha bersama (KUB), mencapai 6 kelompok. Ini baru di di Pulau Payung dan Teratak saja. Jumlah mereka mencapai 87 orang. Semua menurut Saliar perlu perhatian.(adv)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Peringati Waisak, PSMTI Riau Kumpulkan Ratusan Kantong Darah untuk PMI

PSMTI Riau bersama PMI Pekanbaru menggelar donor darah dalam rangka Waisak 2570 BE. Ratusan peserta…

6 jam ago

Kloter Pertama Haji Riau Berangkat dari Jeddah 4 Juni, Jemaah Diminta Patuhi Aturan

Jemaah haji Riau mulai dipulangkan dari Jeddah pada 4 Juni. Kemenhaj mengingatkan larangan membawa air…

6 jam ago

Belasan Gajah Liar Masuk Kebun Warga di Rumbai, Tim Gabungan Bergerak Tengah Malam

Sekitar 12 gajah liar masuk ke perkebunan warga di Muara Fajar, Rumbai. Tim gabungan berhasil…

6 jam ago

Program CKG Belum Diminati, Baru Setengah Juta Warga Riau Periksa Kesehatan Gratis

Program Cek Kesehatan Gratis di Riau masih minim peminat. Hingga akhir Mei 2026, baru 8,54…

9 jam ago

Awas! Buaya “Beni” Kembali Muncul di Arena Pacu Jalur Tepian Lubuak Sobae Baserah

Kemunculan buaya "Beni" di arena Pacu Jalur Tepian Lubuak Sobae Baserah membuat warga diminta waspada…

9 jam ago

Rumah Bulat dan Dua Kontrakan di Marpoyan Damai Ludes Terbakar, Motor Ikut Hangus

Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…

1 hari ago