Categories: Nasional

Kelola Keuangan Harus Transparan dan Akuntabel

DUMAI (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kota Dumai menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk meningkatkan kualitas dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah serta peningkatan kualitas laporan keuangan. Kegiatan yang dipusatkan di salah satu hotel di Kota Dumai, Jumat (8/4) ini dibuka secara langsung oleh Wali Kota (Wako) Dumai H Paisal SKM MARS.

Wako Dumai H Paisal mengatakan bahwa kegiatan FGD tersebut dapat menjadi acuan bagi Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam merancang sistem pengelolaan keuangan daerah. "Insya Allah nanti di APBD perubahan kami akan menyiapkan tenaga-tenaga akutansi sehingga bisa lebih memudahkan OPD-OPD yang ada dalam mengelola dan laporan-laporan keuangan di masing-masing OPD tersebut. Kami menginginkan masalah keuangan ini menjadi lebih transparan dan akuntabel sehingga lebih baik ," ucapnya.

Turut hadir pada kegiatan ini Ditjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Sekda Kota Dumai, Ketua DPRD, Staff Ahli, Asisten, beserta staff. Lebih lanjut dikatakan Paisal, FGD ini juga terkait dengan sosialisasi Sistem dan Prosedur (Sisdur) pengelolaan keuangan daerah yang mengacu pada Permendagri nomor 77 tahun 2020 yakni Pelaksanaan Anggaran (PA), Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan Pejabat Pelaksanaan Teknis Kegiatan (PPTK).

"Kita berharap tidak ada lagi OPD yang tidak mentaati Sisdur tersebut dan Alhamdulillah seluruh PA di semua OPD selama ini sudah sangat sesuai ketentuan, semoga dapat meningkatkan kinerja pengelolaan keuangan daerah dalam mengukur kinerja tata Kelola keuangan daerah", harapnya.

Dengan menjalankan semua kegiatan sesuai prosedur diharapakan akan memudahkan OPD dalam bekerja dan tidak harus berurusan dengan badan pemeriksaan keuangan (BPK) maupun penegak hukum di belakangan hari.  "Sudah saatnya kita terbuka permasalahan  anggaran ini agar masyarakat bisa mengontrol kerjaan kita sampai dimana dan apa yang kita kerjakan untuk Dumai ini, " tegas Paisal.(mx12/rpg)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Kronologi Lengkap Pembunuhan Nenek di Siak, Pelaku Sudah Merencanakan

Seorang pemuda di Siak tega bunuh nenek kandung usai salat Magrib. Pelaku ditangkap di hotel…

9 jam ago

Stok Darah RSUD Rohul Jadi Perhatian, PMI Teken MoU dengan OPD

PMI Rohul dan OPD teken MoU untuk jaga stok darah RSUD. Targetkan 3.000 kantong per…

11 jam ago

Pemkab Rohul 120 Formasi CPNS Diusulkan, Tenaga Kesehatan Jadi Prioritas

Pemkab Rohul usulkan 120 formasi CPNS 2026 ke Kemenpan RB. Tenaga kesehatan jadi prioritas untuk…

11 jam ago

30 Ton Ikan Mati Mendadak di Sungai Tapung, DPRD Kampar Desak Pengusutan Tuntas

Kematian 30 ton ikan di Sungai Tapung disorot DPRD Kampar. Dugaan pencemaran diselidiki, hasil uji…

12 jam ago

Mesin Lelah Usai Mudik? Suzuki Tawarkan Service Hemat hingga 50 Persen

Suzuki hadirkan promo service “Back to Work” pascamudik dengan harga mulai Rp400 ribuan, berlaku hingga…

12 jam ago

Satu Warga Meninggal, Kasus DBD di Bangko Capai 38 Orang

Kasus DBD di Bangko capai 38 orang, satu warga meninggal dunia. Petugas minta masyarakat tingkatkan…

12 jam ago