Categories: Nasional

Travel Keberatan Rencana Aturan Jumlah Pengiriman Jemaah Umrah

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Pemerintah berencana mengatur jumlah pengiriman jemaah umrah. Tujuannya supaya tidak terjadi penumpukan jemaah saat keberangkatan maupun kepulangan di bandara Soekarno-Hatta Cengkareng. Tetapi rencana ini menuai penolakan dari sejumlah asosiasi travel umrah dan haji.

Di antara asosiasi yang keberatan dengan rencana itu adalah Afiliasi Mandiri Penyelenggara Umrah Haji (AMPUH) Indonesia. Sekjen AMPUH Wawan Suhada mengatakan rencana pemerintah tersebut bisa jadi didasari dengan niat baik. "Tetapi menurut saya dan ampuh, bahwa penerapan pengaturan melalui kuota atau waktu itu, erat hubungannya dengan pasar," katanya di Jakarta, kemarin (10/2).

Wawan mengatakan mereka khawatir jika aturan tersebut mengacaukan jadwal tiket yang sudah dipesan. Dia mengungkapkan banyak jemaah maupun travel umrah yang sudah memesan tiket jauh-jauh hari.

Misalnya para travel umrah biasanya sudah memesan tiket sebulan hingga satu setengah bulan sebelum keberangkatan. Dengan adanya penerapan kuota atau ketentuan waktu tersebut, tiket yang sudah dipesan menjadi hangus. "Kami khawatir jika apa yang sudah kami pesan jadi berantakan karena ada pengaturan dari pemerintah," katanya.

Alasan berikutnya pengaturan kuota tersebut, meskipun nanti diserahkan ke asosiasi umrah, dikhawatirkan terjadi monopoli. Travel-travel besar dengan jumlah jemaah banyak, bakal mendapatkan kuota yang besar pula. Sebaliknya travel yang kecil dengan jumlah jemaah sedikit, mendapatkan kuota sedikit.

Menurut Wawan skema itu tidak fair. Dia mengatakan sebaiknya ketentuan pemberangkatan berjalan seperti sekarang. Sesuai dengan jadwal yang disusun oleh masing-masing travel. Yang terpenting jemaah umrah terus diedukasi supaya menerapkan protokol kesehatan dengan disiplin.

Soal adanya penumpukan jemaah saat kedatangan maupun keberangkatan, Wawan tidak menampiknya. Persoalan ini bisa diatasi tanpa menerapkan aturan kuota atau penjadwalan khusus. "Sebaiknya dibuka bandara lain untuk penerbangan umrah. Sehingga tidak semuanya dari Soekarno-Hatta," katanya.

Di antara bandara yang diusulkan untuk dibuka bagi penerbangan umrah adalah Juanda, Sumatera Utara, dan Sulawesi Selatan. Dengan demikian tidak terkonsentrasi semuanya di Jakarta. Kementerian Agama (Kemenag) sudah berkirim surat soal usulan pembukaan bandara lain untuk penerbangan umrah. Tetapi Satgas Covid-19 atau BNPB belum mengizinkannya.

Wacana pemerintah mengatur kuota atau jadwal penerbangan umrah disampaikan Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam acara Persatuan Hotel Republik Indonesia (PHRI) Rabu (9/2) lalu. Dia menyampaikan akan berkomunikasi dengan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas soal penyelenggaraan umrah. Pertengahan Januari 2022 lalu Luhut juga meminta alur perjalanan jemaah umrah diatur supaya tidak menimbulkan penumpukan di bandara.(wan/jpg)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

ASN Pekanbaru Mulai WFH, Skema Kerja Diserahkan ke Masing-masing OPD

Pemko Pekanbaru mulai terapkan WFH bagi ASN. Skema kerja diatur masing-masing OPD, namun pelayanan publik…

9 jam ago

Driver Ojol di Siak Dirampok dan Disabet Sajam, Dua Pelaku Ditangkap

Driver ojol di Siak dirampok dan diserang dengan senjata tajam. Dua pelaku ditangkap, dua lainnya…

10 jam ago

Tinjau Lokasi Kebakaran, Bupati Rohul Beri Bantuan dan Harapan Baru

Bupati Rohul serahkan bantuan korban kebakaran di Lenggopan dan janji bangun kembali rumah. Korban diharapkan…

10 jam ago

Server Gangguan, Layanan KTP-el di Pekanbaru Lumpuh Sementara

Gangguan server pusat membuat layanan KTP-el di Pekanbaru terhenti sementara. Disdukcapil minta warga bersabar hingga…

2 hari ago

Mobil Dinas Wakil Ketua DPRD Bengkalis Kecelakaan, Korban Luka Serius

Mobil dinas Wakil Ketua DPRD Bengkalis mengalami kecelakaan. Korban luka serius dan dirawat intensif di…

2 hari ago

PT BSP Buka Lowongan Direktur, Kesempatan Emas untuk Putra Putri Terbaik

Pemkab Siak membuka seleksi direksi PT BSP. Kesempatan terbuka bagi putra putri terbaik dengan kualifikasi…

3 hari ago