puan-maharani-pdip-solid-itu-hanya-oknum
JAKARTA(RIAUPOS.CO)-Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dipastikan sudah mengikuti prosedur hukum yang berlaku dan peraturan perundang-undangan terkait pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR PDIP dari Dapil Sumsel I yang ditinggalkan almarhum Nazaruddin Kiemas.
Begitu disampaikan Ketua DPP Bidang Politik dan Keamanan PDIP Puan Maharani kepada wartawan di JIExpo Kemayoran, Jakarta, usai meninjau pameran rempah pada Rakernas I dan HUT ke-47 PDIP, Sabtu (11/1).
“Yang kita lakukan dari PDIP adalah sesuai peraturan bahwa PDIP memiliki hak untuk melakukan PAW sesuai hukum yang berlaku,” kata Puan.
Adapun terkait apakah ada dorongan dari PDIP untuk mengganti Riezky Aprilia oleh Harun Masiku, sedianya ditanyakan langsung ke pimpinan partai atau Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.
“Itu ditanyakan ke pimpinan partai atau Sekjen,” kata Puan.
Lebih lanjut, Puan yang juga ketua DPR RI ini memastikan bahwa partainya tetap solid meskipun beberapa diantara kadernya ada yang terjerat kasus suap PAW. Sebab, kata Puan, yang terjerat kasus korupsi hanyalah oknum dan tidak bisa digeneralisir.
“PDIP solid. Terkait dengan oknum dan kasus per kasus tidak akan mempengaruhi gerak langkah PDIP untuk bisa bersama rakyat,” tandasnya.
Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan empat orang tersangka, yakni Komisioner KPU Wahyu Setiawan dan mantan anggota Bawaslu Agustiani Tio Fridelina sebagai pihak penerima suap.
Sedangkan pihak pemberi suap, yakni Harun Masiku yang merupakan caleg PDIP, dan Saeful Bahri yang merupakan kader PDIP dan orang dekat Hasto.
Editor: Deslina
Sumber: Rmol
Pemko Pekanbaru mulai memperbaiki Jalan Teratai dengan normalisasi drainase dan overlay sepanjang 783 meter. Pekerjaan…
Seorang buruh angkut sawit di Indragiri Hulu ditetapkan sebagai tersangka setelah diduga membuang puntung rokok…
Menteri PU mengkaji rencana pembangunan Tol Pekanbaru-Kuansing untuk mendukung Pacu Jalur, memperlancar akses, dan mendorong…
Angkasa Garden Hotel Pekanbaru menghadirkan Promo Merdeka dengan menu baru Mierdeka Laksamana dan Si Merah…
BKD Riau mulai memanggil kepala sekolah terkait kasus kelebihan bayar seragam SMAN. Sanksi disiplin disiapkan,…
Gajah jinak Jovi yang berjasa menangani konflik satwa di Riau mati setelah sebulan dirawat akibat…