Categories: Nasional

Jika Terindikasi Korupsi, KPK Ambil Alih Kasus Penyelundupan Harley Davidson

JAKARTA(RIAUPOS.CO)– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana akan mengambil alih kasus skandal penyelundupan motor Harley Davidson dan sepeda Brompton yang diangkut melalui pesawat Garuda Indonesia. Barang mewah itu diduga milik mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Ashkara.

Wakil Ketua KPK, Laode M. Syarief menyatakan, KPK masih akan menunggu bila penyidikan yang tengah dilakukan Direktorat Bea dan Cukai, Kementerian Keuangan ditemukan indikasi korupsi.

“Kalau misalnya ada indikasi korupsinya kami pasti Insya Allah akan lakukan (ambil alih kasus korupsi),” kata Laode di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (10/12).

Kendati demikian, Laode menyebut masih belum dapat mengatakan bila kasus menjerat Ashkara sudah dilakukan penyelidikan oleh KPK akibat adanya dugaan korupsi.

“Saya nggak bisa katakan itu lah,” ucap Laode.

Pernyataan senada juga disampaikan oleh Wakil Ketua KPK Saut Situmorang. Menurutnya, jika ada indikasi korupsi pihaknya akan melakukan tindak lanjut dari kasus tersebut.

“Kalau masih relevan dengan tugas dan wewenang KPK (korupsi yang dilakukan penyelenggara negara), maka KPK akan menindak lanjutinya,” tegas Saut.

Sebelumnya, Direktorat Bea dan Cukai Kementerian Keuangan menemukan adanya dugaan aksi penyelundupan barang mewah yaitu motor gede Harley Davidson dan Sepeda Brompton. Hal itu terjadi saat petugas Bea dan Cukai memeriksa pesawat baru milik maskapai Garuda Indonesia Airbus A300-900 Neo.

Kasubdit Komunikasi dan Publikasi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Deny Sujantoro menuturkan, petugas bea dan cukai mendapati 18 boks berwarna cokelat yang dibawa penumpang dalam pesawat tersebut.

“Setelah diperiksa, isinya terdapat motor gede Harley Davidson yang terurai dan dua boks isinya sepeda Brompton dalam kondisi baru. Atas itu kami lakukan penelitian,” tukas Deny.

Editor :Deslina
Sumber: Jawapos.com

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Tiga Bulan Belajar di Dunia Media, Mahasiswa Unri Rampungkan Program Magang Berdampak di Riau Pos

Mahasiswa Unri sukses menyelesaikan program Magang Berdampak selama tiga bulan di Riau Pos dengan bekal…

19 jam ago

Tangis dan Bangga Warnai Pelepasan 250 Siswa SMPN 25 Pekanbaru

Pelepasan 250 pelajar kelas IX SMPN 25 Pekanbaru berlangsung khidmat, meriah, dan penuh suasana haru.

19 jam ago

Sewa Lima Hari, Mobil Malah Digelapkan, Pasutri Berakhir Ditangkap

Pasutri di Tapung ditangkap polisi setelah diduga menggelapkan mobil rental yang tak dikembalikan kepada pemiliknya.

19 jam ago

Pantai Solop Diawasi Ketat Saat Iduladha, Maksiat dan Narkoba Jadi Perhatian

Pengawasan di Pantai Solop diperketat selama libur Iduladha untuk mencegah maksiat, miras, narkoba dan perilaku…

20 jam ago

Korupsi Bibit Kopi Liberika di Meranti, Kerugian Negara Rp663 Juta Berhasil Dipulihkan

Kejari Kepulauan Meranti berhasil memulihkan kerugian negara Rp663 juta dari kasus korupsi pengadaan bibit kopi…

20 jam ago

Kursi Kadis PUPR Riau Berganti, SF Hariyanto Tunjuk Zulfahmi Jadi Plt

SF Hariyanto menunjuk Zulfahmi sebagai Plt Kadis PUPR-PKPP Riau untuk penyegaran dan percepatan pembangunan infrastruktur.

20 jam ago