SALAMI PESERTA: Ketua DPRD Siak Indra Gunawan (baju putih) menyalami peserta rapat dengar pendapat dari Pemkab Siak. Hearing digelar antara perusahaan sawit beroperasi di Siak dengan DPRD.
(RIAUPOS.CO) — BANYAKNYA perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Siak, khususnya sektor perkebunan kelapa sawit sesuai amanat perundang-undangan juga berkewajiban menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR). Keterbukaan informasi perihal anggaran bantuan sosial ini dinilai belum diketahui publik luas.
Karenanya melalui agenda rapat dengar pendapat yang digelar DPRD Siak, selain mempertanyakan dana CSR dimaksud juga mengingatkan agar penyalurannya tepat sasaran. Hearing yang dilakukan antara DPRD Siak dengan perusahaan sawit yang ada di Kabupaten Siak pada awal Juli kemarin tersebut pun tidak dihadiri seluruh perusahaan yang diundang.
HEARING: Suasana rapat dengar pendapat antara DPRD Siak dengan perusahaan sawit yang beroperasi di Siak dipimpin langsung Ketua DPRD Indra Gunawan.
Menurut Ketua DPRD Siak Indra Gunawan, yang langsung memimpin rapat untuk mempertanyakan dana CSR perusahaan mengingatkan agar alokasi dana dimaksud benar-benar sampai. “Kami hanya meminta transparansi dari perusahaan, kemana dana CSR ini disalurkan,” kata Indra.
Indra mengatakan, lembaganya menegaskan tidak pernah menghambat perusahaan-perusahaan yang ingin berinvestasi di wilayah Kabupaten Siak, namun perusahaan juga harus memenuhi kewajiban mereka untuk masyarakat dalam bentuk CSR.
“Untuk itu, tolong hargai rakyat, tolong beri penjelasan yang trans-paran terkait dana-dana CSR yang disalurkan,” tegas Indra.
Hadir juga Ketua Komisi II DPRD Siak Thoha Nasrudin, Wakil Ketua Komisi II Muhtarom, Sekretaris Komisi II Syamsurijal, anggota Komisi II Miduk Gurning, Bungaran Hutajulu, Kusman Jaya, Sumaryo, Zulfaini dan Sujarwo.(adv)
Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…
Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…
Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…
Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…
Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…
Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…