Categories: Nasional

Pedayung Kampar Raih Dua Emas

KAMPAR (RIAUPOS.CO) — Pedayung dragon boat Kabupaten Kampar berhasil meraih empat medali pada iven Penang Internasional Dragon Boat Festival Tahun 2019 di Teluk Bahang Dam, Penang, Malaysia. Hal ini disampaikan Ketua Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kabupaten Kampar Letkol (Inf) Aidil Amin, Senin (9/12).

Para pedayung binaan PODSI Kampar ini menurut Aidil dapat berbicara banyak pada iven serupa. Pasalnya, soal dayung seharusnya Kampar memang jagonya. Karena sejak zaman dahulu kala, kebudayaan di atas air, mendayung sampan sudah menjadi kebiasaan masyarakat Kampar. Maka dengan sedikit sentuhan pembinaan dari PODSI, para atlet langsung moncer di lintasan.

"Alhamdulillah, tim PODSI Kampar berhasil menambah medali emas dan perunggu. Total tim ini meraih sebanyak empat medali terdiri dari dua medali emas dan dua perunggu. Iven ini cukup bergengsi, karena Penang Internasional Dragon Boat Festival ini sudah berpuluh kali menggelar kejuaraan serupa, namun baru kali ini Kampar melalui PODSI Kampar ambil bagian," ujar Aidil.

Aidil juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh tim yang telah ambil bagian pada kejuaraan yang digelar di negeri jiran itu. Dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada Menajer Tim dan tim pelatih atas usaha keras mereka. Sehingga meraih juara diajang bergensi tingkat dunia ini masuk catatan sejarah PODSI Kampar.

Lebih lanjut Aidil menceritakan, anak-anak sungai Kampar sesungguhnya punya potensi yang besar. Karena jauh sejak zaman peradaban jayanya Candi Muara Takus, anak-anal Kampar sudah sangat mafhum cara mengarungi perairan. Baik itu perairan air tawar hingga ke laut. Karena menurutnya, masyarakat Kampar sejak zaman dulu sudah memainkan dayung dari sampan-sampan mereka hingga ke Malaysia dan Thailand.

"Tapi semua itu tergantung pembinaan dan usaha yang kita lakukan secara bersama-sama. Sehingga dapat dilihat sendiri hasilnya. Kampar punya potensi luar biasa dalam olahraga dayung. Kamiar berharap iven-iven besar ini dapat melahirkan bibit-bibit tanggung atlet dayung di masa depan, agar Kampar lebih dikenal lagi lewat olahraga dayung ini," kata Aidil.(end)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Meriah! Festival Perang Air Selatpanjang Digelar 17–22 Februari, Resmi Masuk KEN 2026

Festival Perang Air Meranti kembali digelar 17–22 Februari 2026. Tradisi budaya ini resmi masuk Karisma…

18 jam ago

Pria 46 Tahun di Inhu Diamankan Polisi, Diduga Cabuli Anak Tiri yang Masih Balita

Polisi Inhu mengamankan pria 46 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual terhadap anak tiri berusia…

21 jam ago

Pustu Tak Layak, Warga Desa Patah Parang Terpaksa Melahirkan di Kantor Desa

Bangunan Pustu rusak parah membuat warga Desa Patah Parang terpaksa melahirkan di kantor desa. Perbaikan…

21 jam ago

Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli

Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli

2 hari ago

Pastikan UMK 2026 Dipatuhi, Pemko Pekanbaru Sidak Hotel dan Rumah Sakit

Disnaker Pekanbaru memperketat pengawasan UMK 2026 dengan menyidak hotel dan rumah sakit untuk memastikan gaji…

3 hari ago

Jelang Riau Pos Fun Bike 2026, Peserta Perorangan Tunjukkan Antusiasme Tinggi

Menjelang Riau Pos Fun Bike 2026, antusiasme peserta perorangan terus meningkat. Iven gowes massal ini…

3 hari ago