Categories: Nasional

Cegah Hoaks, Pengguna WhatsApp Bisa Atur Privasi di dalam Grup

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Aplikasi WhatsApp kini memiliki fitur baru untuk mengontrol privasi di grup. Fitur ini memungkinkan untuk menyaring orang-orang yang akan bergabung dalan sebuah grup dan menangkal misinformasi.

Direktur Kebijakan APAC Clair Deevy mengatakan, WhatsApp berkomitmen memberikan pengalaman pesan pribadi yang terbaik bagi seluruh masyarakat. termasuk menangkal penyebaran hoaks. “Setelan privasi terbaru untuk grup yang diumumkan pada hari ini dibuat berdasarkan sejumlah langkah yang telah kami tempuh, termasuk di pembaruan produk dan kampanye kesadaran publik untuk membantu mengatasi isu misinformasi,” ujarnya .

Disampaikannya usai audiensi WhatsApp dengan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny Gerrard Plate di kantor Kemenkominfo, Jakarta, Kamis (7/11). Setelan privasi ini juga dilengkapi dengan sistem pengundangan baru, di mana user dapat menentukan siapa saja yang bisa bergabung ke dalam grup percakapan di WhatsApp.

Untuk mengaktifkannya, pengguna dapat membuka Pengaturan atau Setting dalam aplikasi, kemudian ketuk Akun > Privasi >Grup dan pilih salah satu dari ketiga opsi berikut: ‘Semua Orang/Everyone’, ‘Kontak Saya/My Contacts’, atau ‘Kontak Saya Kecuali/My Contacts Except’.

Kontak Saya berarti hanya pengguna yang terdaftar dalam kontak user yang dapat memasukkan user ke dalam sebuah grup, sementara Kontak Saya Kecuali menawarkan pengaturan tambahan untuk memilah siapa saja dalam daftar kontak yang dapat memasukkan user ke dalam grup.

Sementara, admin grup tidak dapat menambahkan seseorang ke dalam grup akan diminta untuk mengirimkan undangan pribadi melalui chat individual(jpg/egp)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Sempat Tertunda, Fakhriadi Syamsuddin dan Istri Resmi Berangkat Haji Bersama Kloter BTH 21

Jemaah haji asal Pekanbaru resmi diberangkatkan ke Arab Saudi. Kanwil Haji Riau ingatkan jemaah fokus…

21 jam ago

Puluhan Warga Belanda Datangi Desa Koto Kombu, Napak Tilas Sejarah Keluarga

Sebanyak 29 warga Belanda datang ke Desa Koto Kombu, Kuansing, untuk napak tilas sejarah keluarga…

22 jam ago

Air Sungai Kuantan Mulai Surut, Warga Kuansing Diminta Tetap Waspada

Debit Sungai Kuantan di Kuansing mulai surut usai banjir dua hari. BPBD mencatat 526 rumah…

1 hari ago

Riezka Rahmatiana Garap Lahan Tidur di Riau, Dorong Ketahanan Pangan Nasional

Riezka Rahmatiana dorong ketahanan pangan di Riau lewat pengelolaan lahan tidur menjadi lahan produktif bersama…

2 hari ago

Sempat Hilang Dua Hari, Korban Tenggelam di Sungai Kampar Ditemukan 2 Kilometer dari Lokasi Awal

Rahmadani (13), bocah yang tenggelam di Sungai Kampar, ditemukan meninggal dunia setelah pencarian intensif selama…

2 hari ago

Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis

Ratusan warga Bengkalis menyerbu pasar murah Minyakita dan beras SPHP. Stok cepat habis, pemerintah siapkan…

3 hari ago