ilustrasi - internet
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Aplikasi WhatsApp kini memiliki fitur baru untuk mengontrol privasi di grup. Fitur ini memungkinkan untuk menyaring orang-orang yang akan bergabung dalan sebuah grup dan menangkal misinformasi.
Direktur Kebijakan APAC Clair Deevy mengatakan, WhatsApp berkomitmen memberikan pengalaman pesan pribadi yang terbaik bagi seluruh masyarakat. termasuk menangkal penyebaran hoaks. “Setelan privasi terbaru untuk grup yang diumumkan pada hari ini dibuat berdasarkan sejumlah langkah yang telah kami tempuh, termasuk di pembaruan produk dan kampanye kesadaran publik untuk membantu mengatasi isu misinformasi,” ujarnya .
Disampaikannya usai audiensi WhatsApp dengan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny Gerrard Plate di kantor Kemenkominfo, Jakarta, Kamis (7/11). Setelan privasi ini juga dilengkapi dengan sistem pengundangan baru, di mana user dapat menentukan siapa saja yang bisa bergabung ke dalam grup percakapan di WhatsApp.
Untuk mengaktifkannya, pengguna dapat membuka Pengaturan atau Setting dalam aplikasi, kemudian ketuk Akun > Privasi >Grup dan pilih salah satu dari ketiga opsi berikut: ‘Semua Orang/Everyone’, ‘Kontak Saya/My Contacts’, atau ‘Kontak Saya Kecuali/My Contacts Except’.
Kontak Saya berarti hanya pengguna yang terdaftar dalam kontak user yang dapat memasukkan user ke dalam sebuah grup, sementara Kontak Saya Kecuali menawarkan pengaturan tambahan untuk memilah siapa saja dalam daftar kontak yang dapat memasukkan user ke dalam grup.
Sementara, admin grup tidak dapat menambahkan seseorang ke dalam grup akan diminta untuk mengirimkan undangan pribadi melalui chat individual(jpg/egp)
Jemaah haji asal Pekanbaru resmi diberangkatkan ke Arab Saudi. Kanwil Haji Riau ingatkan jemaah fokus…
Sebanyak 29 warga Belanda datang ke Desa Koto Kombu, Kuansing, untuk napak tilas sejarah keluarga…
Debit Sungai Kuantan di Kuansing mulai surut usai banjir dua hari. BPBD mencatat 526 rumah…
Riezka Rahmatiana dorong ketahanan pangan di Riau lewat pengelolaan lahan tidur menjadi lahan produktif bersama…
Rahmadani (13), bocah yang tenggelam di Sungai Kampar, ditemukan meninggal dunia setelah pencarian intensif selama…
Ratusan warga Bengkalis menyerbu pasar murah Minyakita dan beras SPHP. Stok cepat habis, pemerintah siapkan…