tayang-perdana-di-festival-film-busan
(RIAUPOS.CO) – Penyalin Cahaya atau Photocopier a karya Wregas Bhanuteja yang tayang perdana pada World Premiere Busan International Film Festival 2021 8 Oktober 2021. Film produksi Rekata Studio dan Kaninga Pictures ini terpilih dalam kompetisi utama New Currents dan bersaing dengan 10 film lainnya dalam BIFF 2021 di Korea Selatan.
Film yang melakukan proses pengambilan gambar selama 20 hari ini bergendre drama misteri. Dibintangi oleh Shenina Chinnamon, Chicco Kurniawan, Lutesha, Jerome Kurnia, Dea Panendra, dan deretan aktor bertalenta lainnya.
Tokoh utamanya ialah Sur yang diperankan oleh Shenina. Ia merupakan seorang sarjana universitas tahun pertama. Malam itu, Sur pergi ke pesta untuk pertama kalinya dalam hidupnya untuk merayakan pencapaian Mata Hari, grup teater universitas tempat Sur menjadi sukarelawan sebagai perancang web.
Hidup benar-benar berubah untuk Sur setelah dia bangun keesokan paginya. Dia kehilangan beasiswa dan diusir oleh keluarganya setelah selfie-nya beredar secara online. Khawatir bahwa dia mungkin menjadi bahan lelucon oleh anggota senior Mata Hari, Sur mencari bantuan dari teman masa kecilnya, Amin, yang bekerja dan tinggal di toko fotokopi dekat kampus. Bersama-sama, di toko, mereka mencoba menemukan kebenaran tentang selfie dan tentang malam di pesta dengan meretas ponsel siswa.
Banyak yang tak sabar untuk bisa menonton aksi Shenina dan kawan-kawan di bioskop. Terkait hal itu, Willawati selaku produser eksekutif film tersebut pun akhirnya buka suara.
"Semalam saya diskusi dengan pihak XXI, harapannya (Penyalin Cahaya) bisa tayang di bioskop. Jadi, mudah-mudahan di September atau Oktober setelah mayoritas masyarakat Indonesia mendapatkan vaksin kedua dan tertib menjalani protokol selama nonton di bioskop. Harapannya film Penyalin Cahaya bisa segera tayang di bioskop tahun ini," ungkap Willawati dalam sesi konferensi pers beberapa waktu lalu.(int/azr)
Polres Bengkalis memusnahkan 8,2 kg lebih sabu dan 5.005 pil ekstasi. Hingga Juli 2026, polisi…
Harga TBS sawit mitra plasma Riau naik menjadi Rp3.985,26 per kg untuk periode 29 Juli-4…
Razia pekat di Kuansing mengamankan dua LC dan minuman alkohol. Kafe A yang tak berizin…
Pria di Siak yang kedapatan membawa 8 paket sabu kabur ke semak dan kebun sawit…
Sebanyak 251 kasus DBD tercatat di Kuansing dalam enam bulan 2026. Warga diminta waspada dan…
Riau Pos-HSBL 2026 memasuki series Dumai pada 29 Juli-1 Agustus. Sebanyak 12 tim putra dan…