Categories: Nasional

BPKP dan Pemprov Riau Bangun Inovasi Monitoring Bansos di Daerah

BADAN Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Pemprov Riau berkolaborasi membangun aplikasi Mata Bansos atau monitoring data bantuan sosial.

Mata Bansos adalah aplikasi untuk memantau dan mengendalikan penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Riau, khususnya yang bersumber dari bantuan keuangan Provinsi Riau 2020.

Melalui video konferensi, Kepala BPKP Pusat Muhammad Yusuf Ateh mengajak pemerintah provinsi, kabupaten dan kota, untuk selalu memperbarui data penerima bansos agar tepat sasaran.

Dalam pelaksanaannya, BPKP melalui perwakilan di Provinsi Riau akan selalu mendampingi dalam menyelesaikan permasalahan pendataan bansos.

"BPKP akan selalu mendampingi untuk bersama keluar dari krisis ini. Yang terpenting adalah untuk selalu meng-update data agar pemberian bantuan sosial bisa berjalan dengan lancar dan baik," ucapnya.

Aplikasi Mata Bansos tersebut diluncurkan secara virtual oleh Gubernur Riau Syamsuar didampingi Kepala BPKP Perwakilan Riau Farid Firman dan pejabat lainnya di Posko Gugus Tugas Covid-19 Riau di Pekanbaru, Jumat (5/6) siang.

Usai peluncuran aplikasi tersebut Plt Kepala Dinas Sosial Rubiati menuturkan, aplikasi ini diluncurkan untuk memonitor sejauh mana perkembangan bantuan sosial tersebut ke masyarakat.

"Tentunya kami menyambut baik. Dengan adanya sistem aplikasi ini, nanti dengan mudahnya kami untuk memantau setiap perkembangan bantuan sosial yang diberikan kepada masyarakat," ujarnya.

Manfaat dari aplikasi Mata Bansos ini, pertama memonitor anggaran dan realisasi bantuan sosial yang berasal dari bantuan keuangan provinsi per kabupaten/kota secara real time. Kedua, memverifikasi seluruh data penerima manfaat. Ketiga untuk meng-update seluruh data penerima manfaat.

"Jadi masing-masing OPD harus sinkron dan terintegrasi, agar tidak terjadi tumpang tindih penerima bantuan," imbuhnya.

Peluncuran aplikasi Mata Bansos secara virtual melalui video konferensi itu diikuti Pj Sekda Siak Jamaluddin, Inspektur Faly Wurendaresto, Kadis Kominfo Arfan Usman, dan perwakilan dari Polres Siak.(adv)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Meriah! Festival Perang Air Selatpanjang Digelar 17–22 Februari, Resmi Masuk KEN 2026

Festival Perang Air Meranti kembali digelar 17–22 Februari 2026. Tradisi budaya ini resmi masuk Karisma…

20 jam ago

Pria 46 Tahun di Inhu Diamankan Polisi, Diduga Cabuli Anak Tiri yang Masih Balita

Polisi Inhu mengamankan pria 46 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual terhadap anak tiri berusia…

23 jam ago

Pustu Tak Layak, Warga Desa Patah Parang Terpaksa Melahirkan di Kantor Desa

Bangunan Pustu rusak parah membuat warga Desa Patah Parang terpaksa melahirkan di kantor desa. Perbaikan…

24 jam ago

Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli

Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli

2 hari ago

Pastikan UMK 2026 Dipatuhi, Pemko Pekanbaru Sidak Hotel dan Rumah Sakit

Disnaker Pekanbaru memperketat pengawasan UMK 2026 dengan menyidak hotel dan rumah sakit untuk memastikan gaji…

3 hari ago

Jelang Riau Pos Fun Bike 2026, Peserta Perorangan Tunjukkan Antusiasme Tinggi

Menjelang Riau Pos Fun Bike 2026, antusiasme peserta perorangan terus meningkat. Iven gowes massal ini…

3 hari ago