diteror-pinjaman-online-pria-ini-lapor-polisi
BATAM (RIAUPOS.CO) – Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Bintan melaporkan operator aplikasi pinjaman daring (online) ke Mapolres Tanjungpinang awal pekan kedua Februari 2021. Laporan yang dilayangkan Nurwendi ke polisi, terkait pencemaran nama baik dan fitnah atas pinjaman uang yang tak pernah dilakukannya.
”Saya tidak pernah meminjam, tapi operator pinjaman online itu meminta saya melunasi pinjaman. Mereka meneror dengan menyebarkan pesan singkat kepada keluarga dan rekan bahwa saya lari dari pinjaman dan disebut maling,” terang Nurwendi.
Nurwendi menceritakan, pekan lalu dia menerima uang sebesar Rp2 juta yang dikirim ke rekening banknya oleh rekening pinjaman online tersebut.
“Saya tak ada pinjam, ya saya kembalikan uang itu,” katanya.
Menurutnya, setelah itu dirinya mulai diteror aplikasi pinjaman online lainnya. Modusnya yakni menagih uang pinjaman.
“Ada aplikasi pinjaman namanya Pinjamanku, Mekar Pinjam, dan Kantong Kas. Tiga aplikasi ini nagih uang pinjaman sebesar Rp1,5 juta hingga Rp1,6 juta. Padahal saya tidak ada pinjam uang,” jelasnya.
Nurwandi berharap dengan adanya laporan resmi, polisi dapat mengungkap pelaku pinjaman online tersebut.
”Sudah sangat meresahkan,” keluhnya.
Sumber: Batampos.co
Editor: Eka G Putra
Pemko Pekanbaru mulai memperbaiki Jalan Teratai dengan normalisasi drainase dan overlay sepanjang 783 meter. Pekerjaan…
Seorang buruh angkut sawit di Indragiri Hulu ditetapkan sebagai tersangka setelah diduga membuang puntung rokok…
Menteri PU mengkaji rencana pembangunan Tol Pekanbaru-Kuansing untuk mendukung Pacu Jalur, memperlancar akses, dan mendorong…
Angkasa Garden Hotel Pekanbaru menghadirkan Promo Merdeka dengan menu baru Mierdeka Laksamana dan Si Merah…
BKD Riau mulai memanggil kepala sekolah terkait kasus kelebihan bayar seragam SMAN. Sanksi disiplin disiapkan,…
Gajah jinak Jovi yang berjasa menangani konflik satwa di Riau mati setelah sebulan dirawat akibat…