dilaporkan-ke-kpk-gibran-mengaku-tak-tahu-apa-yang-dikorupsinya
SOLO (RIAUPOS.CO) – Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming merespons kabar dirinya dan adiknya, Kaesang Pangarep, dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Gibran mengaku belum mengetahui soal adanya laporan terhadap dirinya dan Kaesang tersebut. Putra Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu mengklaim belum membaca berita terkait dugaan tindak pidana yang dituduhkan pelapor.
“Korupsi apa?” kata Gibran menjawab wartawan di Markas Korem 074/Warastratama, Surakarta, Senin (10/1/2022) siang.
Gibran dan Kaesang dilaporkan ke KPK oleh salah seorang dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun, Senin (10/1/2022).
Keduanya dilaporkan ke KPK lantaran dianggap melakukan penyelewengan melalui perusahaan yang mereka bangun.
"Ada dua, kan, yang membuat perusahaan gabungan, antara Gibran, Kaesang, dan anaknya petinggi (perusahaan, red) SM ini, inisialnya AP," kata Ubedilah di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Senin (10/1).
Pria yang akrab disapa Ubed itu menemukan adanya penerimaan dana penyertaan modal untuk perusahaan gabungan yang dibuat Gibran dan Kaesang.
Ubed menyebut perusahaan yang dibangun dua anak Presiden Jokowi itu mendapatkan dana mencapai miliaran rupiah.
“Itu bagi kami tanda tanya besar apakah seorang anak muda yang baru mendirikan perusahaan dengan mudah, mendapatkan penyertaan modal dengan angka yang cukup fantastis," ujar Ubed.
Sementara itu, Gibran saat dikonfirmasi soal rekam jejak perusahaan itu, meminta wartawan untuk mengonfirmasinya kepada Kaesang.
“Nanti tanya Kaesang, ya,” ungkap Gibran.
Dia pun menegaskan siap untuk dipanggil dan diperiksa oleh KPK .
"Cek aja," katanya singkat sebagaimana dilansir JPNN.
Setelah membaca berita yang memuat tentang kabar dirinya dan sang adik, Gibran mempersilakan untuk dilaporkan asalkan pelapor mampu menunjukkan bukti-buktinya.
"Nanti tak crosscek sama Kaesang ya," pungkas Gibran.
Sumber: JPNN/News/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun
Tiga posisi strategis di Polres Rohul resmi berganti. Kasatlantas serta Kapolsek Kunto Darussalam dan Rambah…
Siswa MAN 1 Pekanbaru berhasil memboyong medali perak bidang Informatika dan predikat Best Business Case…
Seorang remaja 15 tahun di Rupat, Bengkalis, diamankan polisi usai kedapatan membawa paket sabu 0,38…
Siswa kelas VI MI Assidigiyah Siak, Afif Muhammad Thoifur, sukses mengharumkan nama Riau usai meraih…
Disdikbud Kepulauan Meranti melakukan penataan jabatan kepala sekolah. Sebanyak 62 posisi bakal diganti, sementara 13…
Akibat kabut asap dan kualitas udara buruk di Pekanbaru, Panitia Imlek Bersama memutuskan meniadakan perayaan…