PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Jelang demo UU Cipta Kerja atau Omnibus Law di DPRD Riau, pada Jumat (9/10/2020) sore, beberapa pemuda diamankan oleh polisi. Ribuan massa kembali menggelar aksi unjuk rasa dengan tuntutan yang sama, menolak Omnibus Law-UU Cipta Kerja.
Pantauan Riaupos.co di lapangan terdapat delapan pemuda yang diamankan. Mereka digiring dari depan gedung DPRD ke dalam. Kini, keberadaannya berada di mobil polisi Polda Riau.
Sementara itu, massa telah berbaris sambil berorasi menyampaikan aspirasi atas tidak setujunya pengesahan UU Cipta Kerja. Massa yang beraksi kali ini gabungan Cipayung plus Riau.
Hingga berita ini diturunkan belum mendapat keterangan resmi dari polisi. Namun, aksi demo masih berjalan dengan kondusif.
Pantauan Riaupos.co di lokasi pada aksi yang baru dimulai sekitar pukul 16:00 WIB tersebut, terlihat unjuk rasa berjalan lancar. Aparat keamanan terus berjaga-jaga dan terus memberikan imbauan agar unjuk rasa bisa berjalan damai dan situasi kondusif.
Petugas keamanan yang berpakaian preman juga sempat membubarkan massa yang berkumpul-kumpul didepan trotoar jalan Sudirman.
Hingga saat ini aksi unjuk rasa berjalan lancar. Demonstran menyampaikan aspirasinya didepan gerbang DPRD Riau dengan tertib.
Laporan: Sofiah dan Dofi Iskandar (Pekanbaru)
Editor: Eka G Putra
Sebanyak 819 peserta siap ikut MTQ Riau 2026 di Kuansing. Persiapan venue, penginapan, dan kawasan…
PUPR Riau cepat perbaiki jalan amblas di Sudirman Pekanbaru. Enam ruas jalan sudah dibenahi, tiga…
Bangunan liar menjamur di jalan protokol Pekanbaru. Satpol PP segera lakukan penertiban karena ganggu drainase…
Wako Pekanbaru tinjau titik banjir dan temukan masalah drainase serta sampah. Pemko siap lakukan revitalisasi…
SPBU Inhu dorong penggunaan aplikasi XStar untuk BBM subsidi. Warga mengeluh, harga Pertalite di pelosok…
Bapenda Pekanbaru pasang stiker di hotel penunggak pajak di Jalan Sudirman. Sanksi tegas diberikan, izin…