Categories: Nasional

Kepala BKN: 2030 Mungkin PNS Tak Ada Lagi

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Zaman yang berubah secara dinamis membuat cara kerja masusia ikut berkembang. Birokrasi maupun korporasi harus siap kemudahan dan perubahan yang dibawa karena hadirnya teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana juga berbicara terkait nasib pegawai negeri sipil (PNS) di masa depan. Jika seluruh cara kerja dapat dilakukan secara mudah karena adanya teknologi digital, maka ada kemungkinan PNS sudah tak diperlukan lagi 10 tahun mendatang.

"Apa iya PNS itu adalah full time job? 08.00-17.00 WIB? Mungkin tidak lagi. Mungkin 10 tahun lagi tidak akan seperti itu. Mungkin tidak ada PNS, mungkin semuanya PPPK, karena tidak diperlukan lagi PNS ke depan," ujarnya dalam sebuah acara diskusi secara virtual, Jumat (9/10).

Bima mengaku, selama ini pola kerja PNS yang bekerja penuh selama 8 jam bekerja, dengan adanya teknologi digital dapat bekerja secara fleksibel dengan menggunakan inovasi digital. "Kalau kemudian semuanya inovasi seperti itu, dan kita bisa menggunakan flexible working arrangement, kemudian pertanyaannya apakah PNS itu merupakan permanent job? Full time job? Kenapa tidak part-time job saja, project base, kenapa tidak bisa dilakukan? Pasti bisa," tuturnya.

Selama wabah pandemi berlangsung, kata dia, pola dan cara kerja digital yang efektif dan efisien sudah terlihat dari work from home (WFH). "Tempat kerja kita juga akan berubah, proses bisnis kita juga akan berubah. Saya justru menyukai WFH, karena dengan begitu inovasi berjalan cepat," ucapnya.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Anak Kuansing Jago Bahasa Asing Bakal Punya Peran Khusus di Pacu Jalur 2026

Pacu Jalur Kuansing 2026 ditargetkan mendunia dengan melibatkan anak daerah penguasaan bahasa asing dan promosi…

8 jam ago

Kecelakaan di Kelok 17 Limapuluh Kota, Empat Warga Pekanbaru Jadi Korban

Kecelakaan truk dan SUV di Kelok 17 menewaskan satu warga Pekanbaru. Tiga korban selamat setelah…

9 jam ago

5.000 Mangrove Ditanam di Desa Penyengat Pesisir Siak, Warga Bergerak Sebelum Abrasi Makin Parah

Warga Penyengat, Siak, menanam 5.000 mangrove secara swadaya untuk melindungi pesisir dari abrasi dan menjaga…

1 hari ago

Pamit Keluar Rumah, Gadis 19 Tahun di Pekanbaru Tak Bisa Dihubungi

Tsabita Salsabila, 19 tahun, dilaporkan hilang di Pekanbaru. Ponselnya terakhir terdeteksi di Jalan Swakarya setelah…

1 hari ago

Gempa M7,7 Hantam NTT, 20 Orang Meninggal dan 2 Masih Tertimbun

Gempa M7,7 mengguncang NTT dan menewaskan 20 orang. Enam warga luka-luka dan dua lainnya masih…

1 hari ago

Mobil Konsumen Terbakar Saat di SPBU Pelalawan, Pertamina Amankan Lokasi dan Periksa CCTV

Kendaraan konsumen terbakar di SPBU Bandar Petalangan, Pelalawan. Pertamina menghentikan operasional sementara dan masih menyelidiki…

1 hari ago