Categories: Nasional

5 Tips Mudah Cegah Klaster Penularan Covid-19 di Kantor

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Era Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) memicu terjadinya penularan klaster perkantoran. Sebab sejumlah pegawai sudah kembali ke kantor untuk beraktivitas. Sayangnya protokol kesehatan kurang disiplin untuk dipatuhi.

Berdasarkan analisis data klaster DKI Jakarta pada periode 4 Juni hingga 26 Juli 2020, klaster perkantoran menyumbang 3,6 persen dari total klaster di berbagai sektor. Sementara sebelum masa PSBB transisi diberlakukan, kasus positif Covid-19 hanya mencapai 43 kasus.

Merujuk pada keterangan Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi DKI Jakarta, Andri Yansyah, hingga saat ini sebanyak 26 kantor perusahaan dan lembaga ditutup sementara karena ada karyawan yang terpapar Covid-19.

Salah satu Tim Pakar Satgas Penanganan Covid-19, Ddr. Dewi Nur Aisyah dalam keterangannya di Graha BNPB Jakarta, baru-baru ini merekomendasikan pekerja sebisa mungkin tetap melakukan pekerjaannya dari rumah atau work from home (WFH).  Apabila tetap harus bekerja di kantor, maka pastikan kapasitasnya hanya 50 persen atau atur waktu shift masuk kantor dan WFH antar karyawan.

“Selain itu juga lakukan shift kedatangan dengan jeda 1,5 jam hingga dua jam, serta membawa bekal sendiri agar tidak terjadi penumpukan pekerja yang makan siang di kantin,” ujar Dewi.

Dalam keterangan tertulis Mekari, Ahad (9/8), para karyawan dan perusahaan bisa memastikan keamanan dari Covid-19 serta operasional bisnis tetap berjalan dengan cara seperti berikut.

1. Menerapkan Protokol Kesehatan dengan Ketat

Perusahaan wajib menerapkan protokol kesehatan secara ketat di masa pandemi ini demi keamanan dan kenyamanan karyawannya. Penyemprotan desinfektan dilakukan secara berkala.
Lalu melakukan rapid test, memberikan vitamin, mengimbau penggunaan alat makan dan ibadah pribadi, serta intens melakukan monitoring karyawan yang kondisi kesehatannya kurang baik.

2. Mengatur Shift Kerja Karyawan

Untuk memastikan area kantor menerapkan anjuran social distancing, pengaturan shift kerja menjadi solusi yang diberlakukan oleh perusahaan yang sudah memberlakukan kerja dari kantor dan rumah secara bergantian. Membatasi jumlah karyawan yang bekerja di kantor (WFO) dengan cara shifting.

3. Makan Siang Jangan Bergerombol

Dewi juga menyampaikan agar makan siang dilakukan secara sendiri, tidak bergerombol ke kantin. Membawa alat bekal makan sendiri. Dan juga mencari lokasi yang aman dari kerumunan. Sebab saat makan, potensi penularan akibat melepas masker bisa terjadi.

4. Mengganti Penggunaan Mesin Fingerprint

Perlu adanya pembatasan penggunaan fingerprint dalam pendataan kehadiran untuk mencegah adanya penularan Covid-19 antar karyawan. Misalnya memastikan karyawan melakukan absensi di manapun dan kapanpun dengan aman langsung dari smartphone.

5. Melakukan Identifikasi dan Pantau Kesehatan Karyawan

Kesehatan karyawan menjadi faktor utama yang harus diperhatikan saat memutuskan karyawan bisa kembali beraktivitas ke kantor. Melakukan identifikasi riwayat penyakit dan merekomendasikan karyawan dengan gejala Covid-19 untuk tetap berada di rumah penting dilakukan.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Sempat Dirawat Hampir Sebulan, JCH Asal Pekanbaru Wafat di Batam Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.

1 hari ago

Kecelakaan Maut di Tol Permai, Dua Meninggal dan Enam Luka Berat

Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.

1 hari ago

Sidang Korupsi Abdul Wahid Kembali Bergulir, Jaksa Soroti CCTV Rusak dan Tas Mewah Hasil Sitaan

Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…

1 hari ago

Wahana FC Sudah Lolos, PSSI Riau Masih Buka Peluang Tambah Satu Wakil

PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…

1 hari ago

Warga Tembilahan Padati Pasar Murah, Harga Bahan Pokok Lebih Bersahabat

Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…

1 hari ago

Jembatan Merah Putih Presisi di Logas Rampung, Akses Warga Kini Lebih Mudah

Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Logas selesai dibangun dan diharapkan mempermudah mobilitas serta aktivitas…

1 hari ago