(RIAUPOS.CO) – MENYUSUL kebijakan relaksasi pembukaan sekolah di zona kuning, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim memberikan sejumlah penekanan kembali. Salah satunya, mengenai restu orang tua murid yang menjadi kunci utama.
Dalam keterangan resminya, Sabtu (8/8), Nadiem menegaskan, bahwa untuk sekolah di zona kuning dan hijau tidak bisa mulai pembelajaran tatap muka tanpa persetujuan orang tua. Yang biasanya, suara orang tua ini diputuskan melalui komite sekolah.
Bahkan, lanjut dia, kalau sekolah itu sudah akan membuka kegiatan pembelajaran tatap muka, masing-masing orang tua boleh tidak memperkenankan anaknya masuk ke dalam sekolah. ”Kalau memang mereka belum nyaman, itu dibolehkan,” katanya.
Ketika itu terjadi, maka anak-anak diperbolehkan melanjutkan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Sekolah pun wajib untuk memfasilitasi mereka yan tidak bisa hadir tatap muka. Selain itu, Nadiem juga mengingatkan kembali soal prasyarat yang harus dipenuhi saat sekolah ingin membuka aktivitasnya kembali. Termasuk, pemberlakukan protokol kesehatan yang sangat ketat. Seperti, aturan ruang belajar yang hanya diperbolehkan maksimal 50 persen dari kapasitas.
Dengan adanya evaluasi ini, dia berharap daerah-daerah yang sebelumnya tidak bisa melaksanakan PJJ dapat mulai melakukan tatap muka. Sehingga, anak-anak tidak tertinggal dari sisi pembelajaran.
Sementara, bagi yang berada di zona oranye dan merah akan tetap melaksanakan PJJ. Pihaknya sendiri telah menyiapkan kurikulum darurat untuk semua jenjang. Kurikulum ini merupakan penyederhanaan kompetensi dasar yang mengacu pada kurikulum 13.
Jemaah haji asal Pekanbaru resmi diberangkatkan ke Arab Saudi. Kanwil Haji Riau ingatkan jemaah fokus…
Sebanyak 29 warga Belanda datang ke Desa Koto Kombu, Kuansing, untuk napak tilas sejarah keluarga…
Debit Sungai Kuantan di Kuansing mulai surut usai banjir dua hari. BPBD mencatat 526 rumah…
Riezka Rahmatiana dorong ketahanan pangan di Riau lewat pengelolaan lahan tidur menjadi lahan produktif bersama…
Rahmadani (13), bocah yang tenggelam di Sungai Kampar, ditemukan meninggal dunia setelah pencarian intensif selama…
Ratusan warga Bengkalis menyerbu pasar murah Minyakita dan beras SPHP. Stok cepat habis, pemerintah siapkan…