Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab. (foto/JPNN.com)
JAKARTA(RIAUPOS.CO) – Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif mendoakan koalisi masyarakat sipil sukses memulangkan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab yang telah berada di Arab Saudi selama lebih dari dua tahun.
“Kami doakan semoga sukses rencananya,” ucap Slamet saat dihubungi jpnn.com, Rabu (9/8).
“Saya ingatkan tidak semudah yang dibayangkan karena faktanya beliau masih dicekal dan yang bisa cabut cekal itu harus dari dalam negeri sendiri. Jadi bukan persoalan dana,” ucap dia.
Hingga saat ini, lanjut dia, PA 212 belum berkomunikasi dengan koalisi masyarakat sipil untuk memulangkan Habib Rizieq. PA 212 siap membantu jika koalisi masyarakat sipil butuh pertolongan memulangkan Habib Rizieq.
“Hanya, belum ada komunikasi (ke kami),” ungkap dia.
Sebelumnya, Komandan Gabungan Relawan Demokrasi Pancasila (Garda Depan) Lieus Sungkharisma mengaku telah berbicara dengan sejumlah tokoh, ulama, dan aktivis untuk memulangkan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab yang kini berada di Arab Saudi.
Seusai rencana, pemulangan akan dilakukan setelah tanggal 11 Agustus 2019 atau setelah perayaan Hari Raya Iduladha 1440 Hijriah.
“Mereka semua siap dengan dana sendiri berangkat untuk menjemput Habib,” kata Lieus ditemui di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (8/8).
Menurut Lieus, tokoh, ulama, dan aktivis siap merogoh kocek pribadi untuk memulangkan Habib Rizieq. Bahkan, mereka siap membayar denda overstay yang membuat Habib Rizieq kesulitan pulang ke Indonesia. (mg10)
Sumber: JPNN.com
Editor: Deslina
Jemaah haji asal Pekanbaru resmi diberangkatkan ke Arab Saudi. Kanwil Haji Riau ingatkan jemaah fokus…
Sebanyak 29 warga Belanda datang ke Desa Koto Kombu, Kuansing, untuk napak tilas sejarah keluarga…
Debit Sungai Kuantan di Kuansing mulai surut usai banjir dua hari. BPBD mencatat 526 rumah…
Riezka Rahmatiana dorong ketahanan pangan di Riau lewat pengelolaan lahan tidur menjadi lahan produktif bersama…
Rahmadani (13), bocah yang tenggelam di Sungai Kampar, ditemukan meninggal dunia setelah pencarian intensif selama…
Ratusan warga Bengkalis menyerbu pasar murah Minyakita dan beras SPHP. Stok cepat habis, pemerintah siapkan…