Categories: Nasional

KPK OTT Anggota Komisi VI DPR RI

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengungkap praktik culas anggota dewan. Kali ini lembaga antirasuah itu mengamankan anggota Komisi VI DPR dari Fraksi PDI Perjuangan I Nyoman Dhamantra. Dia diduga terlibat dalam transaksi suap Rp2 miliar dan 50 ribu dolar AS terkait impor bawang putih.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, operasi senyap tersebut dilakukan di Jakarta pada Rabu malam (7/8) hingga Kamis (8/8). Pihaknya menerima informasi adanya transaksi yang melibatkan pengusaha importer bawang putih dan hortikultura serta penyelenggara negara, dalam hal ini anggota Komisi VI DPR.
Transaksi itu dilakukan dengan cara transfer antarbank dan melibatkan jasa money changer. "Jadi, ada penggunaan sarana perbankan di sini dan ada pelibatan money changer," ungkap Febri kemarin.
Transaksi yang teridentifikasi lewat transfer itu sebesar Rp2 miliar. KPK berhasil menyita bukti transfer tersebut dari orang kepercayaan I Nyoman Dhamantra.
Soal komoditas bawang putih, Indonesia hampir selalu mengimpor tiap tahun. Jumlahnya selalu meningkat. Dalam empat tahun terakhir, volume impor bawang putih Indonesia berada di kisaran 500.000 ton. Pada 2018, impor bawang putih mencapai 582.994 ton atau senilai 497 juta dolar AS (setara Rp7,1 triliun).
Dalam berbagai kesempatan, Kementerian Perdagangan mengakui bahwa Indonesia belum mampu untuk memenuhi kebutuhan bawang putih dalam negeri. "Penyediaan bawang putih di Indonesia 95 persen merupakan hasil impor. Hanya 5 persen yang merupakan stok dalam negeri," terang Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Tjahya Widayanti.
Kapasitas produksi bawang putih di Indonesia memang terbilang sangat rendah. Pada 2017, hanya ada 19,5 ribu ton bawang putih yang dihasilkan dari lahan seluas 2.146 hektare. Bahkan, jumlah produksi berkurang dari 2016 yang menghasilkan 21,15 ribu ton bawang putih di lahan seluas 2.407 hektare.
Jika membandingkan angka konsumsi dan produksi bawang putih, kondisinya sangat timpang. Menurut data Kementerian Pertanian, konsumsi bawang putih secara nasional mencapai 500.000 ton. Sementara itu, produksinya tidak lebih dari 20.000 ton.
Tahun ini Kemendag telah menerbitkan persetujuan impor (PI) bawang putih dengan total 256 ribu ton. Izin impor tersebut diberikan kepada 15 perusahaan yang mendapatkan alokasi impor ribuan ton bawang putih. Pasokan bawang putih itu didatangkan dari Cina.(agf/c11/fal)
Editor: Firman Agus

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Razia Gabungan di Sudirman, 117 Kendaraan Langsung Ditindak

Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…

2 hari ago

UHTP Sembelih 4 Sapi Kurban, Daging Dibagikan untuk Warga dan Karyawan

Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…

2 hari ago

Puluhan Tahun Rusak, Jalan Pesisir di Rumbai Segera Mulai Dibangun

Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.

2 hari ago

Lonjakan Penumpang Roro Bengkalis Terjadi Jelang Libur Akhir Pekan dan Iduladha

Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.

3 hari ago

Libur Iduladha, Masuk Wisata Danau Raja Rengat Gratis hingga 1 Juni

Pemkab Inhu menggratiskan tiket masuk, parkir, dan tempat jualan di Wisata Danau Raja Rengat selama…

3 hari ago

Satreskrim Polres Kampar Ringkus Komplotan Pencuri Sapi, Kerugian Capai Rp72 Juta

Polres Kampar menangkap tiga terduga pelaku pencurian empat ekor sapi milik warga Kuok dengan kerugian…

3 hari ago