Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo.
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Indonesia Corruption Watch (ICW) menilai kinerja dari Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) dalam kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan gagal. Karena hingga waktu yang ditentukan, pelaku penyiraman penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu belum juga terungkap.
Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, hasil pengusutan yang dilakukan TGPF bentukan Korps Bhayangkara itu bakal segera disampaikan. ’’Nanti Pak Kadiv Humas akan menyampaikan, tetapi yang jelas nanti dari TGPF itu akan menyampaikan hasilnya ke Mabes Polri. Dari Mabes Polri akan mempelajari dan tentunya nanti tim teknis nanti akan menyampaikan dan menindaklanjuti,’’ kata Dedi di Mabes Polri, Selasa (9/7/2019).
Namun, Dedi belum bisa memastikan kapan hasil pengusutan dari TGPF disampaikan ke Mabes Polri untuk ditindaklanjuti. ’’Hari ini kan belum diterima, jadi masih diagendakan dari TGPF itu menyerahkan hasilnya ke Mabes Polri,’’ tambah Dedi.
Dedi menambahkan untuk kerja dari TGPF memang sudah selesai. ’’Hasilnya sudah selesai, masih menunggu penyerahan biar dipelajari dulu, ya kami masih punya waktu untuk mempelajari,’’ sambung mantan Wakapolda Kalimantan Tengah ini.
Gajah jinak bernama Diego (17) mati di PLG Minas akibat infeksi pencernaan kronis. Ini menjadi…
Sektor putri SMAN 1 Pekanbaru dan SMA Darma Yudha sukses melaju ke partai final HSBL…
Sekda nonaktif Kuansing Zulkarnain didakwa menyuap Bupati nonaktif Suhardiman Amby dengan dua mobil mewah demi…
Kelangkaan solar subsidi memicu antrean panjang hingga 6 jam di berbagai wilayah Riau. Masyarakat desak…
DPRD Kepulauan Meranti bakal mengesahkan dua Ranperda yang telah rampung dibahas guna mendorong capaian Indeks…
Operasi pencarian 5 jurnalis dan 3 kru speedboat yang hilang kontak di Selat Sunda resmi…