Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo.
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Indonesia Corruption Watch (ICW) menilai kinerja dari Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) dalam kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan gagal. Karena hingga waktu yang ditentukan, pelaku penyiraman penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu belum juga terungkap.
Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, hasil pengusutan yang dilakukan TGPF bentukan Korps Bhayangkara itu bakal segera disampaikan. ’’Nanti Pak Kadiv Humas akan menyampaikan, tetapi yang jelas nanti dari TGPF itu akan menyampaikan hasilnya ke Mabes Polri. Dari Mabes Polri akan mempelajari dan tentunya nanti tim teknis nanti akan menyampaikan dan menindaklanjuti,’’ kata Dedi di Mabes Polri, Selasa (9/7/2019).
Namun, Dedi belum bisa memastikan kapan hasil pengusutan dari TGPF disampaikan ke Mabes Polri untuk ditindaklanjuti. ’’Hari ini kan belum diterima, jadi masih diagendakan dari TGPF itu menyerahkan hasilnya ke Mabes Polri,’’ tambah Dedi.
Dedi menambahkan untuk kerja dari TGPF memang sudah selesai. ’’Hasilnya sudah selesai, masih menunggu penyerahan biar dipelajari dulu, ya kami masih punya waktu untuk mempelajari,’’ sambung mantan Wakapolda Kalimantan Tengah ini.
Wako Pekanbaru perkuat peran RT/RW, utang Rp470 miliar lunas dan pembangunan tetap berjalan jelang setahun…
BNNK Kuansing gelar razia jelang Ramadan 1447 H di Telukkuantan. Tujuh orang dinyatakan positif narkoba…
Kemarau panjang sebabkan krisis air bersih di Bengkalis. Usaha galon dan laundry tutup, Perumda siapkan…
Grand Zuri Pekanbaru gelar Showcase Iftar Nusantara Ramadan 2026, perkenalkan paket buka puasa untuk klien…
PTPN IV PalmCo salurkan 6 juta bibit sawit bersertifikat, dampingi 93 koperasi dan dorong sertifikasi…
Mitsubishi hadirkan Destinator 55th Anniversary Edition berbasis varian tertinggi, berstatus limited dengan harga Rp520,5 juta.