Categories: Nasional

BBR Selenggarakan Revitalisasi Tradisi Onduo di Rohul

PASIR PENGARAIAN (RIAUPOS.CO) – Kegiatan Revitalisasi Tradisi Onduo yang diselenggarakan Balai Bahasa Riau (BBR), harus menjadi pemantik atau stimulus agar tradisi Onduo tetap terjaga dan terawat dalam masyarakat Rokan Hulu (Rohul).

Baik guru maupun siswa yang mengikuti kegiatan tersebut diharapkan dapat menularkan ilmunya kepada siswa lain di sekolah masing-masing. Dengan begitu, dari generasi ke generasi, tradisi Onduo tetap terjaga dan tidak lenyap seperti banyak tradisi lisan tradisional masyarakat di berbagai daerah atau negara.

Hal itu disampaikan Kepala Balai Bahasa Riau (BBR), Drs Songgo A Siruah MPd, saat membuka kegiatan Revitalisasi Tradisi Onduo pada Senin  (8/7/2019) di Hotel Sapadia, Pasir Pengaraian, Rokan Hulu (Rohul). Acara tersebut akan berlansung hingga Rabu (10/7).

"Kegiatan ini penting agar generasi sekarang dan ke depan tetap mau belajar dan menjaga tradisi yang seharusnya menjadi kebanggaan daerah Rokan Hulu," jelas Songgo.

Kegiatan revitalisasi ini diikuti oleh 50 orang siswa dan guru SMP di Rohul. Beberapa narasumber pada acara ini adalah Drs Songgo A Siruah (Kepala Balai Bahasa Riau), Taslim, dan Askardi (budayawan Rohul). Taslim adalah seorang maestro tradisi lisan Koba Rokan yang juga banyak menguasai tradisi lisan Rokan termasuk Onduo.

Salah seorang panitia kegiatan ini, Sarmianti SS, menjelaskan, tradisi Onduo adalah nyanyian pengantar tidur masyarakat Rohul yang sarat dengan pesan moral. Onduo ini biasanya dilakukan pada acara turun mandi, akikah, atau sebelum anak menikah.
 
"Kegiatan revitalisasi ini dilakukan karena adanya kecenderungan tradisi Onduo mulai ditinggalkan oleh masyarakatnya. Revitalisasi ini diharapkan dapat menghidupkan kembali tradisi ini dalam masyarakat," Sarmianti.

Setelah mengikuti pelatihan ini selama tiga hari, tambah Sarmianti,  peserta diharapkan dapat menyanyikan Onduo diiringi musik tradisional. Oleh karena itu, materi pelatihan sebagian besar berupa praktik. 

Sebagai pengantar, peserta juga diberi pengetahuan tentang kebijakan revitalisasi tradisi lisan, pengenalan Onduo, dan pengenalan alat musik pengiring Onduo.

Penulis/Editor: Hary B Koriun

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Lift Barang Jatuh dari Lantai 7, Tiga Pekerja Kritis

Lift proyek RS Santa Maria jatuh dari lantai tujuh. Tiga pekerja luka berat dan dirawat…

13 jam ago

PLN Kebut Perluasan Listrik di Meranti, Jaringan Baru Tembus 40,25 KMS

PLN percepat perluasan jaringan listrik di Kepulauan Meranti hingga 40,25 KMS. Ratusan KK di pelosok…

13 jam ago

DPRD Bengkalis Soroti Pemadaman Listrik, PLN Diminta Benahi Sistem

Pemadaman listrik di Bengkalis disorot DPRD. PLN diminta perbaiki sistem, atur jadwal lebih manusiawi, dan…

14 jam ago

Elpiji 3 Kg Langka di Meranti, Warga Sudah Dua Hari Keliling Cari Gas

Kelangkaan elpiji 3 Kg terjadi di Meranti akibat distribusi terlambat. Warga kesulitan mendapat gas, pemerintah…

18 jam ago

RS Awal Bros Gandeng BRI Life, Luncurkan Layanan Premium The Private Suites

RS Awal Bros dan BRI Life meluncurkan The Private Suites, layanan rawat inap premium berstandar…

19 jam ago

Jukir Nakal di Cut Nyak Dien Diperingatkan, Tarif Parkir Tak Boleh Seenaknya

Dishub Pekanbaru beri peringatan jukir di Cut Nyak Dien usai aduan tarif parkir mahal. Pelanggaran…

19 jam ago