Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Tiga produsen Minyakita dikenai sanksi berat setelah terbukti mengurangi volume minyak dalam kemasan 1 liter. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan, perusahaan tersebut harus ditutup dan disegel.
Ketidaksesuaian takaran ini viral di masyarakat, dengan temuan bahwa minyak yang seharusnya 1.000 mililiter hanya berisi sekitar 750 mililiter. Modus yang digunakan adalah memperkecil ukuran botol agar tetap tampak penuh. Selain itu, harga jualnya melebihi harga eceran tertinggi (HET), dari Rp15.700 per liter menjadi Rp18.000 per liter.
Amran menilai praktik ini sebagai bentuk kecurangan serius yang merugikan masyarakat, terutama di bulan Ramadan. Ia telah berkoordinasi dengan Bareskrim Polri dan Satgas Pangan untuk menindaklanjuti kasus ini. Menteri Perdagangan Budi Santoso juga telah melaporkan para produsen nakal ke kepolisian.
Sebagai langkah awal, izin usaha ketiga perusahaan dicabut sementara, dan seluruh produk Minyakita yang bermasalah disegel. Jika mereka tetap beroperasi, sanksi hukum akan diterapkan sesuai peraturan yang berlaku.
Laporan JPG, Jakarta
Hilal belum terlihat, Arab Saudi tetapkan Syawal Jumat 20 April 2026
Aksi penjambretan uang santunan anak yatim di Pekanbaru viral. Pelaku berpura-pura bertanya sebelum merampas amplop…
Pemko Pekanbaru mempercepat perbaikan jalan rusak jelang Idulfitri. Jalan Teluk Leok ditargetkan bisa dilalui aman…
Pemko Pekanbaru salurkan insentif Ramadan kepada 2.401 guru. Guru honor komite dapat tambahan hingga Rp600…
SPBU di Bantan, Bengkalis batasi pembelian BBM subsidi maksimal Rp200 ribu. Kebijakan ini menuai keluhan…
Sebanyak 38 peserta lolos seleksi administrasi calon anggota KI Riau 2026–2029 dan berhak mengikuti tes…