Categories: Nasional

Gubri Dukung Peningkatan SDM Riau melalui Lemhannas RI

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar menghadiri sekaligus memberikan kata sambutan pada upacara pembukaan pelatihan untuk pelatih atau training of trainer (ToT) pemantapan nilai-nilai kebangsaan bagi dosen, guru dan widyaiswara di Pekanbaru Riau tahun 2022.

Acara yang diselenggarakan oleh Lembaga  Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI ini diikuti oleh 100 peserta dari perwakilan dosen, guru dan widyaiswara yang dibuka secara langsung oleh Wakil Gubernur Lemhanas Marsekal Madya TNI Wieko Syofyan.

Gubri menyampaikan, atas nama Pemprov Riau mengucapkan terima kasih kepada Lemhannas RI karena ditunjuknya Riau sebagai pelaksanaan ToT pemantapan nilai kebangsaan, yang berisikan Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan juga NKRI.

Dijelaskannya, itu merupakan pedoman, sumber inspirasi, motivasi dan kreatifitas yang mengarahkan proses kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara menuju masa depan yang dicita-citakan bersama bangsa Indonesia.

"Mari bersama tegakkan nilai kebangsaan agar terwujud negeri aman dan damai," ucapnya, di Aryaduta Hotel Pekanbaru, Selasa (8/3).

Syamsuar menyampaikan, dengan berbagai upaya semua pihak harus terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Terutama pada kalangan generasi muda sebagai generasi penerus yang diharapkan akan dapat mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Menurut orang nomor satu di Riau ini, Indonesia Emas 2045 dapat terwujud apabila setiap elemen bangsa memiliki kesadaran berbangsa bernegara yang kuat sehingga memiliki visi yang sama yaitu untuk kemajuan bangsa Indonesia.

"Bagi generasi saat ini untuk dapat mewariskan kepada generasi milenial dan generasi bangsa berikutnya agar dapat mengatasi ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan seperti berbagai manuver asing di perairan wilayah yurisdiksi nasional," ungkapnya.

Ia menambahkan, apalagi saat ini munculnya berbagai konflik terkait isu sara, merebaknya intoleransi, terorisme, dan fenomena degradasi moral. Sehingga penting untuk pemantapan nilai kebangsaan bagi generasi bangsa ini.

"Hal ini untuk membangun kehidupan bermasyarakat, berbangsa bernegara yang lebih maju percaya diri dan searah dengan cita-cita nasional dan tujuan nasional yang telah digariskan oleh para pendiri negara," tuturnya.

Wakil Gubernur Lemhannas RI Marsekal Madya TNI Wieko Syofyan mengatakan, Provinsi Riau ini didalam ukuran ketahanan nasional ada di urutan ke-19 dari 34 provinsi di Indonesia. Dijelaskan Wieko, Riau berada dalam posisi kuning atau dianggap sebagai daerah yang masuk dalam kawasan berhati-hati, untuk itulah perlu diberikan pengertian tentang ketahanan daerah. Apalagi di zaman modern yang dipenuhi dengan dunia informasi teknologi yang cepat menerima berita-berita, yang tidak sesuai dengan tujuan proklamasi.

"Dalam ukuran ketahanan nasional dan ketahanan daerah, termasuk ketahanan provinsi, Lemhannas memberikan tanda warna, ada merah, kuning, dan merah. Kalau yang merah itu artinya waspada, sedangkan yang kuning ini kita harus hati-hati," ujarnya.

Wieko berharap dengan dipilihnya Riau sebagai tuan rumah ‎ToT pemantapan nilai-nilai kebangsaan bagi dosen, guru dan widyaiswara ini peserta pelatihan bisa mendapatkan pemahaman yang kuat terhadap nilai-nilai kebangsaan.

"Kami harapkan setelah pelatihan ini peserta dapat menjadi ‎bisa lebih mendalami potensi yang selama ini terpendam, khususnya dari peserta didik. Di sinilah pentingnya ToT pemantapan nilai-nilai kebangsaan sebagai pengawal sekaligus penujuk arah dalam proses pembelajaran kebangsaan," sebutnya.(adv/sol)

 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Tebar Kebaikan di Ramadan, The Zuri Pekanbaru Gelar Sahur On The Road

Rayakan anniversary ke-7, The Zuri Pekanbaru berbagi sahur kepada masyarakat melalui program Sahur On The…

17 jam ago

Malam 7 Likur Bersinar, Festival Lampu Colok Bengkalis Dipadati Pengunjung

Festival Lampu Colok Bengkalis 1447 H resmi dibuka Bupati Kasmarni, ribuan warga antusias menyaksikan tradisi…

17 jam ago

Libur Nyepi dan Lebaran, Layanan Imigrasi Bengkalis Disesuaikan

Imigrasi Bengkalis menutup layanan administrasi 18–24 April 2026. Masyarakat diminta mengurus paspor sebelum 17 Maret

1 hari ago

Pos Mudik Simpang Pokok Jengkol Ramai Dikunjungi Warga

Pos Pelayanan Mudik Polres Bengkalis di Simpang Pokok Jengkol, Duri, ramai dikunjungi warga dan menjadi…

1 hari ago

Disnakertrans Riau Terima 20 Aduan THR

Disnakertrans Riau menerima 20 pengaduan THR dari pekerja. Sebanyak 17 laporan masih dalam proses penanganan.

2 hari ago

Tekanan Fiskal, Pemkab Siak Tetap Prioritaskan Kebutuhan Masyarakat

Bupati Siak Afni Zulkifli menegaskan pemerintah daerah tetap hadir di tengah masyarakat meski menghadapi tekanan…

2 hari ago