rizky-febian-ungkap-fakta-baru-seputar-kematian-ibunya
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Penyanyi Rizky Febian mengatakan, tidak pernah berburuk sangka kepada Tedy Pardiyana, suami almarhumah Lina Zubaedah.
Dia hanya ingin mendapatkan informasi sebenarnya tentang kematian ibunya hingga melapor ke Polrestabes Bandung, Jawa Barat.
"Enggak berprasangka buruk, cuma pengin tahu mama itu meninggal karena apa," ujar Rizky Febian dilansir dari tayangan infotainment, Kamis (9/1).
Dia lantas menceritakan proses pemulangan jenazah ibunya. Pelantun "Kesempurnaan Cinta" itu melihat prosesnya sangat cepat tanpa menunggu keluarga lengkap.
Setelah jenazah dibawa pulang, lanjut pria yang karib disapa Iky itu, tidak ada surat keterangan mengenai penyebab kematian.
"Yang Iky tahu ya, biasanya jenazah dibiarkan 2-3 jam di rumah sakit sebelum dibawa pulang sembari menunggu semua keluarga. Ini prosesnya enggak gitu, jenazah cepat-cepat dibungkus dan dibawa pulang," tuturnya.
Rizky yang mencoba mencari tahu apa penyebab kematian ibunya pun tidak mendapatkan informasi yang jelas. Dia merasa seperti ada yang ditutupi.
"Iky enggak tahu apakah surat kematian sudah diserahkan atau tidak. Yang jelas sampai saat ini, kami tidak pernah tahu dan tidak diinformasikan mama meninggal karena apa. Makanya Iky putuskan lapor polisi biar jelas semuanya," beber Rizky yang didampingi Sule, ayahnya.
Rizky juga menyampaikan, keinginannya untuk memindahkan makam ibunya agar lebih dekat dengan keluarga.
Sumber: Jpnn.com
Editor: M Erizal
Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…
Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…
Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…
Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…
Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…
Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…