ott-komisioner-kpu-kpk-benarkan-amankan-seorang-politikus
JAKARTA(RIAUPOS.CO) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut mengamankan seorang politikus dalam operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan. Namun, belum diketahui sosok politikus tersebut.
“Saya dapat infomasi empat orang yang disebutkan hanya WS, ada politikus siapa namanya, saya belum dapat namanya,†kata Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (8/1) malam.
Alex enggan menjelaskan secara rinci siapa sosok politikus tersebut. Ketika ditanya seorang politikus tersebut salah satu anggota DPR RI, dia pun enggan menjawabnya. “Saya belum dapat (informasi siapa politikus yang diamankan),†ucap Alex.
Alex menyampaikan hingga kini pihak yang diamankan dalam operasi senyap yang dilakukan pada Rabu (8/1) siang masih dalam pemeriksaan tim penindakan KPK. “Proses pemeriksaan masih berjalan, selama proses pemeriksaan, kami belum dapat informasi dari tim,†tegas Alex.
Kendati demikian, Alex menyebut KPK akan membeberkannya dalam konferensi pers yang akan dilakukan pada Kamis (9/1). KPK pun turut mengundang KPU dalam kegiatan tersebut.
“Saat konferensi pers akan undang KPU, biasa kita dengan lembaga itu kita akan undang untuk konferensi pers bersama,†imbuh Alex.
Sebelumnya, komisioner KPU Wahyu Setiawan diduga terjaring OTT KPK pada Rabu (8/1) siang. KPK menduga telah terjadi pemberian dan penerimaan suap. “Iya benar, Komisioner KPU atas nama WS (Wahyu Setiawan),†kata Ketua KPK Firli Bahuri dikonfirmasi, Rabu (8/1).
Firli menyampaikan, tim satgas penindakan KPK turut meringkus pemberi dan penerima suap dalam operasi kedap tersebut. Namun, dia belum menjelaskan secara rinci terkait penerimaan suap tersebut. “Pemberi dan penerima suap kita tangkap†tukas Firli.
Editor : Deslina
Sumber: jawapos.com
Pemuda Pangkalan Batang Barat Bengkalis menyiapkan menara lampu colok dengan 10 ribu botol untuk memeriahkan…
Dua penjambret tas berisi emas senilai Rp48 juta di Pangkalankuras, Pelalawan ditangkap warga setelah merampas…
Pemko Pekanbaru menghadirkan program tukar sampah jadi uang melalui 10 drop point. Warga cukup gunakan…
Oknum guru di salah satu SMAN Pekanbaru diduga melakukan pelecehan terhadap siswi saat kegiatan sekolah…
Disnaker Bengkalis dan Kuansing menetapkan pembayaran THR pekerja paling lambat H-7 Idulfitri 1447 H dan…
Whiz Prime Hotel Sudirman Pekanbaru hadirkan program Iftar Sahara dengan menu Timur Tengah dan Nusantara…