Categories: Nasional

Dikritik Pakai Seragam Ala Militer, Begini Respon DPR

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Abdul Haris Almasyhari, angkat bicara merespons kritik Imparsial soal langkah sejumlah pimpinan dan anggota komisinya yang mengenakan seragam hijau bernuansa army look saat melakukan uji kelayakan dan kepatutan alias fit and proper test calon Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

Dia berkata, kemeja berwarna hijau yang dipakai sejumlah pimpinan dan anggota Komisi I DPR dalam uji kelayakan dan kepatutan Andika bukan army look.

Menurutnya, kemeja hijau tidak bisa langsung dianggap army look karena identik juga dengan seragam partai politik tertentu.

"Seragam mana yang army look? Bukan army look. Memang kalau warna hijau pasti army look? Ya enggak lah, itu nanti seragam PKB (Partai Kebangkitan Bangsa, red) army look," kata Haris kepada wartawan di Jakarta, Ahad (7/11/2021).

Ia menambahkan, seragam hijau bisa identik dengan berbagai hal, bukan hanya tentara. Politikus PKS itu berkata, seragam berwarna hijau tersebut sudah dibuat sebelum uji kelayakan dan kepatutan Andika.

"Warna hijau warna macam-macam, bukan cuma warna tentara. Itu dibuat sebelum fit and proper test," ucapnya.

Sebelumnya, peneliti dari Imparsial, Husein Ahmad, mengkritik langkah sejumlah pimpinan dan anggota Komisi I DPR mengenakan seragam berupa kemeja berwarna hijau saat melangsungkan uji kelayakan dan kepatutan Andika.

Ia mengaku memang tidak ada aturan yang melarang para anggota DPR memakai baju warna hijau yang identik dengan tentara dalam uji kelayakan dan kepatutan panglima TNI. Namun, menurutnya, hal tersebut tidak lazim.

"Boleh aja (pakai baju hijau army, red). Tapi enggak lazim di parlemen negara-negara demokrasi," kata Husein di Jakarta.

Dia mengatakan bahwa baju bercorak militeristik seperti itu cuma dipakai di negara-negara otoriter. Yaitu negara-negara yang mengadopsi militerisme.

"Biasanya parlemen yang pakai baju yang militeristik cuma ada di negara-negara yang otoriter atau fasis misalnya Cina, Kuba dan lain sebagainya. Karena negara-negara itu mengadopsi militerisme ke dalam kehidupan bernegaranya," ungkapnya.

Menurutnya baju hijau army itu aneh jika dipakai oleh anggota parlemen negara demokrasi. Hal ini justru bisa mengesankan bahwa anggota DPR bukan mewakili rakyat.

"Menjadi aneh kalau itu dilakukan di negara demokrasi. Dalam negara demokrasi lazimnya wakil rakyat menampilkan dirinya sebagai representasi yang diwakili rakyat. Kalau begini kan ada kesan kalau anggota DPR bukan wakili rakyat tapi wakili kelas yang gaya berpakaiannya mereka pakai itu," tuturnya.

Bukan hanya Imparsial, warganet juga ramai mengkritik warna baju yang dipakain para anggota DPR tersebut seolah menyambut dengan suka-cita Andika Perkasa. Padahal mestinya DPR tetap pada posisi netral dalam melakukan fit and proper test untuk Andika.

Sumber: JPNN/News/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

25 Dapur MBG Dibangun di Daerah 3T Inhu, Sekda Turun Langsung Meninjau

Pemkab Inhu membangun 25 dapur SPPG MBG di daerah 3T tahun 2026. Sekda Inhu meninjau…

9 jam ago

Bupati Kuansing Optimalkan Lahan Bekas Tambang untuk Ketahanan Pangan

Pemkab Kuansing berkomitmen mengubah bekas lahan tambang menjadi pertanian produktif demi mendukung IP 200 dan…

10 jam ago

Bupati Siak Teken Komitmen Manajemen Talenta ASN Bersama BKN

Pemkab Siak menandatangani komitmen manajemen talenta ASN bersama BKN untuk memperkuat sistem merit dan menempatkan…

11 jam ago

Tumpukan Limbah Kayu Ancam Sungai Bukit Batu Bengkalis

Tumpukan limbah kayu mencemari Sungai Bukit Batu Bengkalis. Warga khawatir dampak lingkungan dan mendorong penyelesaian…

11 jam ago

UMK Meranti 2026 Belum Berjalan Optimal, Pemkab Meranti Siapkan Aturan Khusus

Penerapan UMK 2026 di Meranti dinilai belum optimal. Pemkab pun menyiapkan Perbup sebagai aturan teknis…

11 jam ago

PSMTI Riau Matangkan Persiapan Musprov V, Pemilihan Ketua Jadi Agenda Utama

PSMTI Riau akan menggelar Musprov V akhir pekan ini di Pekanbaru untuk memilih ketua definitif…

11 jam ago