bersama warga: Bupati Siak Alfedri foto bersama warga Sungai Mungkal, Kecamatan Sungai Apit, akhir pekan kemarin. (humas pemkab siak)
SIAK (RIAUPOS.CO) — Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Tualang segera membangun taman kota Perawang di area segitiga pipa Cevron di Km 4 Perawang.
Dibangunnya taman kota Perawang untuk menjaga keindahan dan keasrian Kota Perawang. Rencana pembangunan tersebut ini sudah lama, tetapi masih kendala dengan belum pindahnya pedagang yang berjualan di area segitiga pipa dan sekitarnya.
Camat Zalik Effendi mengatakan, pembangunan taman Kota Perawang di area segitiga pipa Cevron sudah lama diwacanakan, juga untuk keindahan dan keasrian. Tetapi belum juga terlaksana disebabkan pedagang yang berjualan tidak mau pindah ke lokasi Pasar Rakyat km 7.
"Kita sudah lama merencanakan pembangunan taman kota terbuka Perawang dan segea akan dibangun. Tetapi pedagang belum juga mau dipindahkan di pasar yang sudah dibangun pemerintah," jelas Zalik Effendi.
Untuk melaksanakan pembangunan taman kota lanjut Zalik, kembali mengeluarkan surat pemberitahuan kepada pedagang untuk segera membongkar lapak dan pindah ke Pasar Rakyat yang sudah dibangun oleh pemerintah setahun yang lalu.
Pihaknya meminta agar para pedagang yang berjualan di area segitiga pipa Cevron sekitarnya untuk segera pindah sesuai jadwal yang sudah ditetapkan pada 20 November 2019.
"Pembangunan taman Kota Perawang akan segera dibangun. Kami berharap para pedagang yang berjualan untuk segera pindah ke Pasar Rakyat Tualang," imbaunya.(adv)
Pacu jalur hari keempat di Tepian Narosa berlangsung sengit. Sebanyak 13 jalur berhasil melaju ke…
Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…
Pasangan suami istri terseret arus Sungai Kuantan saat mandi di tengah pacu jalur. Sang istri…
SBK Apparel mendukung Riau Pos Gowes Merdeka 2026 dan menyiapkan doorprize kulkas satu pintu untuk…
PSPS Pekanbaru meraih tiga kemenangan beruntun dalam laga uji coba dan mencetak enam gol sebagai…
Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan, bahkan bus Pinem nyaris terguling. Warga meminta pemerintah segera…