Categories: Nasional

Ricuh, Massa Dihalau Water Canon dan Gas Air Mata

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Suasana Gedung DPRD Riau Mencekam. Aksi unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja yang di gelar di Gedung DPRD Riau berujung ricuh, Kamis (8/10/2020) siang.

Pantauan Riaupos.co di lokasi demo, tampak massa mulai melemparkan batu, kayu hingga botol ke arah polisi yang berjaga di depan Gedung DPRD Riau. Hal tersebut setelah keinginan massa untuk masuk ke dalam gedung tidak dikabulkan.

Mendapati hal itu Polisi langsung mengambil tindakan dengan menembakkan water Canon dan gas air mata. Massa langsung berhamburan. Namun lemparan batu tetap mengarah ke arah gedung DPRD Riau. 

Hingga kini situasi sempat mereda di karenakan adzan Ashar berkumandang.

Laporan: Afiat Ananda (Pekanbaru)

Editor: Eka G Putra

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Aspal Terakhir 1992, Jalan Poros di Kecamatan Bantan Pulau Bengkalis Kian Memprihatinkan

Sejumlah jalan poros di Pulau Bengkalis rusak parah dan berlubang dalam. Warga mendesak Pemkab Bengkalis…

30 menit ago

Ratusan Keluarga di Meranti Pilih Mundur dari Bansos

Di tengah tingginya angka kemiskinan, 280 keluarga di Kepulauan Meranti memilih mundur dari penerima bansos…

42 menit ago

Pelaku Tabrak Pekerja Marka Jalan Resmi Ditetapkan Jadi Tersangka, Terancam 6 Tahun Penjara

Seorang pekerja marka jalan tewas ditabrak minibus di Pekanbaru. Pengemudi yang lalai dan sempat kabur…

56 menit ago

SUV Premium Mitsubishi Destinator Makin Pintar dengan Mitsubishi Connect

Mitsubishi Destinator kini dilengkapi Mitsubishi Connect yang memungkinkan pemilik memantau dan mengendalikan kendaraan lewat smartphone…

18 jam ago

Rumah Sehat Fohow Resmi Dibuka di Pekanbaru, Hadirkan Terapi Meridian TCM

Rumah Sehat Fohow resmi dibuka di Pekanbaru dan menghadirkan terapi Meridian berbasis Traditional Chinese Medicine…

18 jam ago

Keren! Tim Mahasiswa PCR Wakili Asia Pasifik di AAKRUTI Global Texas

Empat mahasiswa PCR tergabung dalam Tim Darnakel menjadi satu-satunya wakil Indonesia dan Asia Pasifik di…

18 jam ago