Categories: Nasional

Kotak Galang Dana untuk Pekerja Belakang Layar

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Personel grup band Kotak seperti Tantri, Chua, dan Cella melakukan aksi penggalangan dana untuk mereka yang terkena dampak penyebaran virus corona atau Covid-19. Penggalangan dana difokuskan untuk para pekerja di belakang layar yang bekerja dengan sejumlah grup band yang ada di Indonesia.

Cella, gitaris band Kotak mengatakan, dirinya dan sejumlah teman-teman musisi yang tergabung dalam penggalangan dana untuk pekerja di belakang layar grup musik bukan tanpa alasan. Karena sampai sekarang belum ada yang secara serius memikirkan nasib mereka.

Padahal para pekerja belakang layar sejumlah grup band hanya mengandalkan pendapatan jika sedang ada show atau pertunjukan grup musik. Sementara mereka sudah cukup lama menganggur, sejak adanya imbauan bahkan larangan dari pemerintah untuk tidak menggelar acara atau kegiatan yang dapat mengumpulkan banyak orang guna memutus rantai penyebaran Covid-19.

“Jangan salah sangka ini khusus Kotakatik (sebutan para pekerja di belakang layar grup band Kotak), bukan. Ini nanti akan kita bagikan untuk para pekerja di belakang layar semua band yang terlibat. corona ini imbasnya ke semua bidang. Enggak hanya ojol, semuanya. Tukang bangunan juga, para pekerja di belakang layar grup band juga,” ungkap Cella dalam Instagram live bersama Tantri.

Dalam kesempatan itu, Cella menjelaskan pertanyaan netizen kenapa aksi penggalangan dana ini tidak dimulai oleh si artis. Cella mengatakan para artis sudah memberikan donasinya lebih dulu untuk membantu para pekerja di belakang layar. Karena keberlangsungan para musisi sangat ditentukan oleh kru.

“Kemarin banyak yang DM di Instagram, kenapa enggak artisnya dulu yang donasi? Itu enggak perlu ditanyakan lagi otomatis kita ikut berdonasi. Tapi ini kan melibatkan kru semua band yang terlibat di sini. Hasil donasi ini bukan untuk Kotakatik aja, tapi semua band yang terlibat di sini buat pekerja di belakang layar,” paparnya.

Chua, basis band Kotak, mengaku terharu ketika membaca pesan direct message di akun media sosialnya dari salah satu donatur. Sang donatur itu katanya mengucapkan terima kasih karena sudah memperhatikan nasib kru.

“Ada donatur yang DM ke aku bilang, terima kasih sudah memperhatikan nasib kru. Harusnya kan kita yang berterima kasih karena sudah berdonasi,” kata Chua.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Tanah Tiba-Tiba Amblas, Abrasi Sungai di Inhil Hancurkan 6 Rumah

Bencana abrasi melanda Desa Sungai Nyiur, Inhil. Enam rumah rusak berat dan belasan jiwa terdampak…

4 jam ago

Wanita Asal Kuansing Ditemukan Tewas di Hotel Dharmasraya, Polisi Amankan Terduga Pelaku

Wanita asal Kuansing ditemukan meninggal di hotel di Dharmasraya. Polisi menduga korban dibunuh, sementara terduga…

23 jam ago

Promo Luxury July! Menginap di Mutiara Merdeka Pekanbaru Mulai Rp499 Ribu per Malam

Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru menghadirkan promo Luxury July. Menginap mulai Rp499 ribu nett lengkap dengan…

23 jam ago

Asyik Mendulang Emas, Remaja di Kuansing Tertimbun Longsoran Tebing hingga Meninggal

Remaja 15 tahun di Kuansing meninggal dunia setelah tertimbun longsoran tebing saat mendulang emas. Polisi…

24 jam ago

Antar Jemput Pelajar Gratis Dimulai, Bus Sekolah Pekanbaru Layani 7 Sekolah

Bus sekolah gratis resmi beroperasi di Pekanbaru mulai 13 Juli. Layanan tahap awal melayani tujuh…

24 jam ago

Bantuan CSR Rp65 Juta Disalurkan untuk 140 Nelayan Terdampak Dugaan Pencemaran Sungai Tapung

Sebanyak 140 nelayan Desa Kota Garo menerima bantuan CSR senilai Rp65 juta untuk memulihkan usaha…

1 hari ago