JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Masyarakat diminta tidak terprovokasi dengan peristiwa penembakan enam orang pengawal Habib Rizieq Shihab. Polisi dinilai profesional dalam menangani kasus hukum.
Anggota Komisi III DPR Wayan Sudirta mengatakan, semua pihak harus bijak menanggapi peristiwa itu. Invenstigas bisa dilakukan untuk memastikan polisi telah bertindak sesuai prosedur atau tidak dalam peristiwa tersebut.
"Dari peristiwa ini, kita diharapkan jangan terburu-buru agar kita tidak keliru mengambil kesimpulan," ujar Wayan Sudirta di Jakarta, Senin (7/12/2020).
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini menilai peristiwa ini harus mendapatkan perhatian serius dari semua pihak. Polisi, kata dia, bertindak sebagai penjaga ketertiban umum dan keamanan. Publik diminta memberikan kesempatan kepada polisi untuk memberikan penjelasan secara terbuka.
"Setiap peristiwa pasti memiliki latar belakang dan rangkaian proses panjang," katanya.
Sebelumnya polisi menembak pengawal Rizieq Shihab di Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Dalam persitiwa itu enam orang tewas.
Sumber: RMOL/News/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun
Dosen Unilak membekali siswa SMKN 1 Kandis dengan kemampuan digital branding dan menghitung HPP untuk…
Air Sungai Singingi kembali keruh setelah PETI diduga beraksi. Warga meminta aparat meningkatkan razia demi…
Tempuh 192 km selama 22 jam, tiga Goweser Paliko dari Payakumbuh dan Limapuluh Kota hadir…
Sebanyak 1.500 peserta meramaikan Gowes Merdeka 2026 di Pekanbaru dengan menempuh rute 17 kilometer hingga…
KPK menyerahkan Zulkarnain dan Ardiles ke jaksa dalam kasus suap jabatan Kuansing. Penyidikan masih dikembangkan…
Sebanyak 5.133 mahasiswa baru UIN Suska Riau mengikuti PBAK 2026 dengan pembekalan kepemimpinan, karakter, integritas…