Categories: Nasional

Temukan Buku Nikah Diduga Palsu

SIAK(RIAUPOS.CO) — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tualang menemukan buku nikah di duga palsu saat akan melakukan legalisir. Buku nikah palsu sebanyak 12 buku tersebut tidak ada tercantum nama pejabat yang berwenang.

Kepala KUA Kecamatan Tualang Najamudin mengatakan, ditemukan adanya buku nikah di duga palsu saat pemegang buku nikah datang untuk melakukan legalisir.

"Saat ini telah menahan 12 buku nikah yang diduga palsu, karena tidak dituliskan nama pejabat yang berwenang seperti KUA,  serta tanda tangannya," ungkapnya, Jumat (6/12).

Najamudin menjelaskan, penahanan  buku nikah saat pemiliknya meminta legalisir dan petugas melakukan pengecekan register akta nikah. Ketika dicek ternyata tidak tercatat.

Untuk memastikan kebenaran kepemilikan akta nikah itu  sebut Najamudin, KUA Kecamatan Tualang kembali berkordinasi dengan KUA tempat dikeluarkan buku nikah itu, ternyata akta nikah itu tidak tercatat.

"Petugas yang telah terlatih langsung mengetahui bahwa buku nikah tersebut palsu dan menahannya. Saat di cek ditempat asal tidak ada akta nikah tercatat," ujar Najamudin.

Disebutkannya,  buku nikah palsu tersebut berasal dari luar Siak. Kuat dugaan oknum bersangkutan mengaku sebagai petugas KUA.

Dia mengimbau  masyarakat agar tidak terjadi korban penipuan, untuk langsung  berurusan dengan KUA setempat sebagai pencegahan  pemalsuan data.

"Buku palsu ini kita tahan dan   korban pemalsuan  agar mengurus kembali administrasi pernikahan sesuai asal," pesannya.(wik)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

6.000 Liter Formula X-Fire Dikirim Polri untuk Atasi Karhutla Pelalawan

Polri menguji Formula X-Fire untuk menangani Karhutla di lahan gambut Pelalawan dengan dukungan 6.000 liter…

5 jam ago

Sembunyi di Parit, Terduga Pengedar Sabu di Kampa Dibekuk Polisi

Terduga pengedar sabu MA (26) dibekuk polisi saat bersembunyi di parit di Kampa. Petugas mengamankan…

5 jam ago

Kemiskinan Pekanbaru Ditarget Turun dari 3,1 Persen Jadi 2 Persen dalam Tiga Tahun

Pemko Pekanbaru menargetkan angka kemiskinan turun dari 3,1 persen menjadi 2 persen dalam tiga tahun…

6 jam ago

Tender Batal, Pembangunan Pasar Tembilahan Rp19,9 Miliar Kembali Tertunda

Tender proyek pembangunan Pasar Tembilahan senilai sekitar Rp19,9 miliar batal. Pemkab Inhil mempertimbangkan pelaksanaan pembangunan…

6 jam ago

Aslog Kapolri Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…

2 hari ago

Kabut Asap Pekanbaru, Sekolah Kembali Tatap Muka Terbatas dengan Wajib Masker

Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…

2 hari ago