Ilustrasi - internet
KUANSING (RIAUPOS.CO) — Pemerintah Kabupaten Kuansing mengimbau kepada seluruh ASN untuk tidak menggunakan elpiji 3 kg untuk keperluan rumah tangga. Hal itu ditegas melalui surat edaran Bupati Kuansing nomor:510/Kopdagrin-DAG/VI/2019 tentang konsumen pengguna elpiji tabung 3 kg.
"Kita mengimbau kepada para ASN untuk tahu diri bahwa itu bukan hak mereka. Gas 3 kg ini kan untuk masyarakat miskin. Mestinya para ASN dan pengusaha malu menggunakan gas 3 kg. Nah, inilah salah satu penyebab kelangkaan gas elpiji 3 kg," ujar Kepala Dinas Koperindagrin Kuansing, Azhar, Rabu (6/11).
Menurut Azhar, kuota yang disiapkan setiap bulan untuk Kuansing tersebut melebihi keperluan masyarakat miskin. Maka dari itu pihaknya memastikan tidak ada kelangkaan gas 3 jika penyalurannya sesuai ketentuan.
Selain ASN, lanjut Azhar, Pemkab Kuansing juga mengimbau kepada rumah makan dan restoran untuk tidak menggunakan elpiji 3 kg. “Ini akan kami pantau di setiap restoran dan rumah makan. Jika masih kedapatan, akan kami beri teguran keras,” ujar Azhar.
Jika perlu, tambah Azhar, para pembeli gas 3 kg akan diwajibkan membawa KK. Ini bertujuan untuk membatasi penggunaan gas elpiji 3 kg supaya tepat sasaran. "Di KK itu kan tertera pekerjaan kita. Nah, nanti akan ketahuan ASN atau masyarakat biasanya," ujar Azhar.(adv)
Sebanyak 58 PPPK menerima SPMT dari Kadis Kominfo Kuansing. Mereka diminta menjunjung disiplin dan segera…
Komunitas ibu-ibu LCC Duri siap meramaikan Riau Pos Fun Bike 2026 di Pekanbaru dengan mengutus…
PKL kembali marak berjualan di kawasan terlarang sekitar Masjid Agung An-Nur Pekanbaru. Satpol PP berjanji…
Program Makan Bergizi Gratis kembali dimulai di Pekanbaru. Pemko menargetkan 104 dapur aktif untuk melayani…
Pemkab Rohil mematangkan persiapan pengajuan Sekolah Garuda dengan menyiapkan lahan dan proposal untuk bersaing mendapatkan…
Bupati Siak melarang kepala OPD merekrut honorer baru dan fokus menyelesaikan status ribuan honorer non-database…