DIAMANKAN: Tim Yustisi mengamankan pasangan diduga berbuat asusila di salah satu wisma di Jalan Sukajadi, Dumai, Rabu (6/11/2019). (hasanal bulkiah/riau pos)
DUMAI (RIAUPOS.CO) — Operasi Yustisi 2019 masih terus dilaksanakan di beberapa tempat baik di jalan, kos-kosan maupun hotel. Pada hari ketiga Operasi Yustisi, Rabu (6/11) ada 23 warga yang terjaring operasi.
"Ada 23 yang terjadi, 21 tidak bisa menunjukkan identitas, dua orang lagi diduga pasangan berbuat asusila," ujarKepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Dumai, Bambang Wardoyo SH, Rabu (6/11).
Ia mengatakan utuk hari ketiga ini , ada beberapa titik yang menjadi target operasi, yakni di kos-kosan yang berada Jalan Bintan, Jalan Rambutan dan Jalan Sidorejo, Wisma Elit di Sukajadi.
"Tim Yustisi kembali menemukan pasangan tanpa surat nikah di satu kamar wisma elit," ujarnya.
Awalnya dua pasangan ini mengaku suami-istri, namun saat dilakukan pemeriksaan oleh Tim Yustisi, ternyata mereka tidak bisa menunjukan bukti surat nikah, bahkan KTP elektronik pasangan ini berbeda daerah, dimana pria berasal dari Dumai, sedangkan perempuan dari Bengkalis. "Karena tak bisa menunjukan bukti surat nikah, mereka kami gelandang ke Kantor Satpol PP untuk dilakukan proses lebih lanjut," tuturnya.
Ia mengatakan di kos-kosan Jalan Bintan, Jalan Rambutan dan Jalan Sidorejo, Wisma Elit di Sukajadi, masih ada yang belum memiliki KTP elektronik.
"Kita berharap dengan adannya razia yustisi ini, masyarakat bisa lebih sadar bahwa KTP elektronik merupakan hal pokok yang harus di miliki setiap penduduk Indonesia, maka bawalah KTP setiap keluar rumah dan berpergian," tuturnya.
Ia mengatakan dengan Oprerasi Yustisi ini, diharapkan bisa mencegah hal-hal yang tidak diinginkan yang bisa merusak nama baik Kota Dumai.
"Jadi kepada para pemilik kos-kosan dan penginapan, harus meminta KTP dan tanda pengenal orang yang akan indekos dan menginap, sehingga jika terjadi sesuatu bisa diketahui orang mana yang melakukan, ini sangat penting," tutupnya.(hsb)
Universitas Awal Bros rayakan Dies Natalis ke-4 secara hybrid. Berbagai kegiatan digelar hingga pemberian penghargaan…
Pekanbaru teken MoU PSEL untuk olah sampah jadi energi listrik. Proyek ini ditargetkan kurangi beban…
Pelaku jambret uang santunan anak yatim di Pekanbaru ditangkap di Sumbar setelah buron dua pekan.…
Polisi di Riau menangkap dua pelaku penimbunan BBM subsidi. Ribuan liter solar dan pertalite diamankan,…
Pemko Pekanbaru mulai membenahi Rusunawa Yos Sudarso. Wako soroti kondisi kumuh dan siap beri keringanan…
Pengunjung kuliner malam Cut Nyak Dhien mengeluhkan tarif parkir hingga Rp5.000. Dishub Pekanbaru janji segera…