Categories: Nasional

Penelitian Ungkap 3 Manfaat Kesehatan dari Air Rebusan Daun Pepaya

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pepaya memiliki banyak manfaat baik buahnya maupun daunnya. Selain memberikan banyak vitamin, buah dan daun pepaya juga memberikan banyak manfaat untuk kesehatan. Khusus untuk daunnya, dipercaya bisa mengobati beberapa penyakit.

Rupanya itu bukan mitos belaka, tetapi sejumlah penelitian sudah meneliti hal itu. Meski begitu, penelitian itu harus diteliti lebih lanjut. Dilansir dari Daily Star, Kamis (7/11), daun pepaya bisa digunakan sebagai rebusan lalu dikonsumsi airnya. Hal itu juga dibuktikan oleh sejumlah penelitian.

1. Obat Kanker

Air rebusan daun pepaya terbukti efektif sebagai pencegah dan pengobatan kanker. Hal itu menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam ‘Journal of Ethnopharmacology’. Para peneliti mengatakan, hasil studi pendahuluan menunjukkan sifat modulasi kekebalan dari daun pepaya terbukti bermanfaat dalam pengobatan dan pencegahan penyakit. Termasuk kanker, alergi, dan sebagai komponen dalam beberapa vaksin.

2. Obat Maag

Air rebusan daun pepaya bisa melindungi dari tukak lambung dalam sebuah penelitian pada hewan di laboratorium yang diterbitkan dalam ‘West Indian Medical Journal’. Dalam studi tersebut, ekstrak daun pepaya mengurangi keparahan luka dan menunjukkan efek antioksidan yang kuat. Para peneliti menyimpulkan dari studi pendahuluan ini bahwa air rebusan daun pepaya menunjukkan potensi untuk pengobatan tukak lambung dan stres oksidatif pada perut.

3. Obat Pencernaan gluten

Enzim papain dalam daun pepaya membantu pencernaan protein dan berguna untuk mengobati gangguan pencernaan. Air rebusan daun pepaya dapat meringankan ketidaknyamanan rasa mulas. Lalu merupakan stimulan peningkat rasa nafsu makan.

Namun, Eenzim papain dalam daun pepaya telah diketahui menyebabkan reaksi alergi pada beberapa orang. Hal itu juga diungkap dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal ‘Ugeskrift for Laeger’. Laporan tersebut mendokumentasikan gejala alergi pada 10 dari 22 karyawan di sebuah laboratorium. Para pekerja mengalami gejala mata gatal dan pilek. Maka jika Anda rentan alergi, untuk mengetahui dosis yang tepat, konsultasikan dulu dengan dokter atau ahli gizi.

Sumber: Jawapos.com
Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Galeri24 Pegadaian Tebar Promo Kicau, Diskon Emas Batangan hingga 19 Juli

Galeri24 Pegadaian menghadirkan Promo Kicau dengan diskon 1,5 persen untuk pembelian emas batangan selected item…

25 detik ago

ICW Temukan Dugaan Potensi Rente Triliunan dalam Proyek 80 Ribu Pikap Kopdes

ICW menyoroti pengadaan 80 ribu pikap Kopdes Merah Putih yang diduga memiliki potensi rente hingga…

19 menit ago

48 Ribu Warga Kota Padang Masih Menganggur, Lapangan Kerja Belum Seimbang

Sekitar 48 ribu warga Kota Padang masih menganggur. Pemko memperkuat pelatihan berbasis kebutuhan industri untuk…

51 menit ago

Rahasia Lezat Terasi Meranti, Diolah dari Udang Pepai Segar Hasil Tangkapan Nelayan

Terasi khas Desa Ketapang Permai, Kepulauan Meranti, menjadi produk unggulan berbahan udang pepai yang menopang…

1 jam ago

MAN 1 Pekanbaru Libatkan Orang Tua di Matamuda, 810 Wali Murid Hadiri Parenting

MAN 1 Pekanbaru menggelar parenting perdana dalam Matamuda yang diikuti 810 wali murid guna memperkuat…

1 jam ago

Sertifikat Tanah Ulayat Dikebut, Pemprov Riau Gandeng ATR/BPN

Pemprov Riau dan ATR/BPN memperkuat koordinasi percepatan sertifikasi tanah ulayat guna memberi kepastian hukum dan…

2 jam ago