Pelatih tim nasional Iran U-19 Seyed Akbar Pour Mousavi (tengah) memberikan keterangan di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (6/9). Foto: Michael Siahaan/antara
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Tim nasional Iran U-19 akan bertanding melawan Indonesia pada laga uji coba kedua tim di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (7/9).
pelatih timnas Iran U-19 Seyed Akbar Pour Mousavi mengaku telah menyiapkan strategi khusus untuk menghentikan serangan timnas Indonesia.
"Kami tahu Indonesia memiliki pemain-pemain cepat. Jadi kami siapkan taktik untuk menghadapi itu," ujar Seyed Akbar Pour Mousavi di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Jumat.
Menurut Seyed, penting bagi skuatnya untuk menampilkan permainan terbaik dalam laga tersebut.
Hal itu demi memantau perkembangan timnas U-19 Iran yang juga disiapkan untuk mengikuti Kualifikasi Piala Asia U-19 AFC 2020 pada bulan November 2019.
"Tujuan utama kami bukan menang. Saya ingin pemain memperlihatkan kualitas terbaik dari mereka," tutur Seyed.
Seyed sendiri menyatakan senang dengan laga uji coba tersebut. Dia memang ingin timnya melawan beragam tim dari Asia untuk memperkaya pengalaman bertanding.
Timnas U-19 Iran membawa 21 pemain ke Indonesia untuk menghadapi timnas U-19 Indonesia asuhan pelatih Fakhri Husaini.
Dari jumlah itu, ada lima sampai enam pemain yang merupakam alumni timnas U-16 Iran.
Timnas U-16 Iran pernah dikalahkan Indonesia yang ketika itu dilatih Fakhri Husaini di fase grup Piala Asia U-16 AFC 2018 di Malaysia dengan skor 2-0.
Laga persahabatan timnas U-19 Indonesia kontra Iran digelar di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (7/9) mulai pukul 15.30 WIB.
Pertandingan itu digelar sebagai persiapan menuju Kualifikasi Piala Asia U-19 AFC 2020 pada tanggal 6-10 November 2019.
Dalam kompetisi yang berlangsung di Indonesia itu, skuat asuhan Fakhri bergabung di Grup K bersama Hong Kong, Timor Leste dan Korea Utara.
Pertandingan menghadapi Iran sendiri dijadwalkan berlangsung dua kali. Setelah di Bekasi, laga akan digelar di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Rabu (11/9).(michael/ant/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal
JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.
Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.
Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…
PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…
Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…
Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Logas selesai dibangun dan diharapkan mempermudah mobilitas serta aktivitas…