Categories: Nasional

Menkominfo Jamin Orkestrasi Penanganan Covid-19 Berjalan Harmonis

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate memastikan kerja pemerintah dalam menangani Covid-19 dalam situasi yang baik dan harmonis. Pernyataan ini menjawab banyaknya pertanyaan masyarakat dan media yang meragukan harmonisasi antar lembaga pemerintah, akibat munculnya beberapa perubahan organisasi, struktur dan portofolio penanganan Covid-19 seperti Satgas Penanganan Covid-19 dan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN).

Johnny menegaskan, kelahiran Satgas Covid-19 dan KPCPEN adalah bentuk dari adaptasi penanganan sesuai dengan perkembangan Covid-19.

“Jadi itu bukan karena ada tarik menarik kekuasaan. Itu adalah bagian dari adaptasi organisasi penanganan dari perubahan Covid-19 ini,” tegas Johnny.

Johnny bercerita, awalnya Presiden menetapkan situasi keadaan darurat non bencana alam. Lalu Presiden membentuk Satgas Penanganan Covid-19, _leading sector_nya adalah Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dalam perjalanan menangani Covid-19, sektor yang paling terdampak adalah sektor ekonomi nasional. Untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional, Presiden kemudian membentuk KPCPEN, yang dipimpin oleh Menko Perekonomian dan Menteri BUMN.

“Jadi tidak ada perbedaan dalam orkestrasinya. Hanya tupoksinya saja yang berbeda, karena menangani Covid-19 ini  perlu fokus dan konsentrasi,” ujarnya.

Begitupun saat penerapan PPKM Darurat. Johnny mengatakan saat kasus penularan merebak di Jawa dan Bali, Presiden menunjuk Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan sebagai koordinator untuk menangani keadaan darurat.

“Pak Luhut langsung mengajak TNI-Polri dan keterlibatan Pemda. Menkes tetap melaksanakan fungsi-fungsi kesehatan, termasuk vaksinasi,” ujar Johnny lagi.

Menurutnya, sedari awal Presiden Jokowi telah menyampaikan strategi menangani Covid-19 dengan cara kolaborasi lintas sektor. Menangani Coviv-19 tidak cukup hanya satu atau dua lembaga, tetapi harus lintas instansi. Peran serta masing-masing lembaga dilakukan denagn berbagai cara dan tergantung pada situasi terkini dari perkembangan Covid-19.

“Kemenkominfo misalnya, berperan mengatasi hoaks Covid-19, bekerja sama dengan tokoh-tokoh masyarakat untuk _counter_  narasi agar masyarakat tidak terjebak dalam isu-isu hoaks,” pungkas Johnny dalam keterangan resmi yang diterima Riaupos.co.

Editor: Eka G Putra

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Penanganan Karhutla Diperkuat, Satu Helikopter Water Bombing Tiba di Pekanbaru

BNPB menambah satu helikopter water bombing di Riau. Kini tersedia enam armada udara untuk memperkuat…

22 jam ago

IKTS dan P3KPI Gandeng DJP Riau, Siap Sosialisasikan PP 20 Tahun 2026 untuk UMKM

IKTS dan P3KPI Pekanbaru berkolaborasi dengan DJP Riau untuk mengedukasi pelaku UMKM terkait penerapan PP…

23 jam ago

Dua Terduga Pelaku Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak Diamankan di Meranti

Polisi mengamankan dua terduga pelaku dalam kasus dugaan kekerasan seksual terhadap remaja 14 tahun di…

24 jam ago

Besok Pecahkan Rekor MURI Kue Talam Durian 1 Kilometer, CFD Pekanbaru Diperpanjang

Dishub Pekanbaru menerapkan rekayasa lalu lintas dan memperpanjang CFD untuk mendukung pemecahan rekor MURI Kue…

1 hari ago

Pendaftaran SPMB Riau Resmi Berakhir, Verifikasi Berkas Peserta Masih Berlangsung

Pendaftaran SPMB SMA dan SMK Negeri Riau resmi ditutup. Sekolah kini memverifikasi berkas peserta sebelum…

1 hari ago

Polemik Dana MBG Mengemuka, DJP Soroti Status Hibah dan Kepatuhan Pajak

DJP menyoroti status dana hibah MBG yang berpotensi menimbulkan risiko pajak. Di saat yang sama,…

2 hari ago