Categories: Nasional

KNKT Belum Simpulkan Penyebab Tabrakan Kereta Api di Cicalengka

RIAUPOS.CO – Rel lokasi kecelakaan kereta api (KA) Turangga dengan Commuter Line Bandung Raya sudah bisa dilalui meski dengan kecepatan terbatas. Namun, investigasi untuk menyelidiki penyebab tabrakan belum tuntas.

KA Cikuray relasi Garut–Pasar Senen menjadi kereta pertama yang melintasi lokasi kecelakaan. Pada pukul 08.56, KA tersebut berhasil lewat dengan kecepatan 20 km/jam. ’’Sejumlah perbaikan dengan memperkuat tubuh jalan rel terus dilaksanakan agar kereta api dapat beroperasi dengan kecepatan normal kembali,” kata VP Public Relations KAI Joni Martinus. Namun, hingga tadi malam rekayasa pola operasi perjalanan Commuter Line Bandung Raya masih dilakukan.

’’Pelayanan perjalanan Commuter Line Bandung Raya masih hanya melayani naik turun pengguna dari Stasiun Padalarang sampai Stasiun Rancaekek,” kata Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba.

Pada bagian lain, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah menerjunkan tim investigasi. Mereka yang bertugas adalah Gusnaedi Rachmanas, Aditya W.S., dan Yogi Arisandi. Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono menyatakan, investigasi berlangsung dari kejadian kecelakaan (5/1) sampai besok (8/1). ’’Kami sedang kumpulkan data dan informasi faktual. Termasuk keterangan saksi,” katanya.

Dalam investigasi itu, lanjut Soerjanto, dilakukan analisis secara menyeluruh. Selain itu, KNKT berkoordinasi dengan stakeholder. ’’KNKT belum bisa memberikan keterangan terkait penyebab kecelakaan,” katanya.

Dari Senayan, anggota Komisi V DPR Sigit Sosiantomo menyebut insiden itu membuktikan kelalaian PT KAI. ’’Dugaan sementara, kecelakaan terjadi karena ada yang menghalangi jalur komunikasi. Hal itu membuat masinis di dua KA tidak dapat melihat dan berkomunikasi,” kata anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) tersebut.

Sigit juga mendesak Ditjen Perkeretaapian untuk bertanggung jawab. Sebab, sesuai UU No 23 tahun 2007 dan PM No 45 tahun 2018, Ditjen Perkeretaapian seharusnya melakukan pengawasan dan pembinaan atas penyelenggaraan perkeretaapian. ’’Jika tugas ini dilaksanakan dengan baik, musibah itu bisa dihindarkan. Terlebih, sudah dua kali terjadi tabrakan kereta api dalam selang waktu hanya beberapa bulan,” kata Sigit. Sebelumnya terjadi kecelakaan KA Argo Semeru dan Argo Wilis di Jogjakarta pada Oktober lalu.

Sementara itu, dari Bandung, PT KAI membenarkan telah berkoordinasi dengan sejumlah instansi untuk membentuk tim investigasi. Sejumlah instansi tersebut, antara lain, KNKT, TNI, Polri, Basarnas, hingga DJKA Kemenhub. Tim KAI juga telah mengevakuasi kedua rangkaian kereta api ke stasiun terdekat. Setelah itu, tim teknis akan memeriksa kelaikan rel di lokasi kecelakaan.

EVP of Corporate Secretary KAI Raden Agus Dwinanto Budiadji menjelaskan, manajemen KAI telah melakukan berbagai upaya untuk menekan dan meminimalkan potensi terjadinya kecelakaan. Di antaranya, melakukan peningkatan sistem komunikasi, perjalanan kereta, dan berbagai hal teknis lainnya. ’’KAI sangat serius dalam memberikan layanan perjalanan kereta yang aman, nyaman, dan tepat waktu bagi penumpang. Kami menerapkan zero tolerance terhadap keselamatan dan keamanan perjalanan kereta. Kami berkomitmen segera menyelesaikan kejadian ini sehingga perjalanan kereta api dapat berangsur pulih dan kembali normal,” tegas Agus.(lyn/kro/c7/oni)

Laporan JPG, Jakarta

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

20 jam ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

20 jam ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

1 hari ago

Kabut Asap Makin Tebal, Disdikbud Pelalawan Liburkan Tatap Muka di 8 Kecamatan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…

1 hari ago

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

1 hari ago

Persidangan Korupsi Kuansing Ungkap Mantan Kabag Umum Punya Rekening Rp2,9 Miliar

Persidangan perkara korupsi mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap transaksi bernilai total Rp2,9 miliar di dua…

1 hari ago