Categories: Nasional

Mantan Ketua DPRD Kampar Diperiksa 6 Jam

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan pemeriksaan terhadap Ahmad Fikri S.Ag. Mantan Ketua DPRD Kampar 2014 ini dimintai keterangan selama enam jam sebagai saksi dalam pengusutan dugaan korupsi pembangunan Jembatan Waterfront City senilai Rp117,68 miliar. 

Pemeriksaan ini bukan yang pertama dilakukan penyidik lembaga antirasuah terhadap politikus Partai Golkar itu. Ahmad Fikri sengaja dihadirkan bersama Kepala Bidang Bina Marga dan Pengairan pada Dinas Bina Marga dan Pengairan Kampar, Syarkan Arief untuk melengkapi berkas perkara tersangka Adnan selaku pejabat pembuat komitmen (PPK) proyek multiyears tersebut. 

Ahmad Fikri diketahui tiba di Kantor Ditreskrimsus Polda Riau sekitar pukul 11.00 WIB. Ia tampak mengenakan baju kemeja lengan panjang langsung masuk ke dalam kantor yang berada di Jalan Gadjah Mada untuk memenuhi panggilan penyidik lembaga antirasuah. 

Proses permintaan keterangan terhadap mantan Ketua DPRD Kampar itu, berlangsung selama beberapa jam. Sekitar pukul 18.00 WIB, Ahmad Fikri terlihat mengenakan masker keluar dari pintu  Kantor Ditreskrimsus Polda Riau, seorang diri. Saat diwawancarai, Ahmad Fikri mengakui, kedatangannya memenuhi panggilan penyidik KPK terkait dugaan korupsi pembangunan Jembatan Waterfront City. Dia menyebutkan, dipanggil dalam kapasitas sebagai saksi. 

"Saya mulai diperiksa pukul 11.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB oleh KPK," sebut Ahmad Fikri.

Ketika ditanyai mengenai beberapa banyak pertanyaan yang dilayangkan penyidik dalam pemeriksaan tersebut, Ahmad mengakui, tidak mengetahui secara pasti. Ia menyampaikan, ditanyakan terkait tugas pokok dan fungsi (tupoksi) sebagai ketua DPRD Kampar. 

"Ditanya terkait proyek jembatan (Waterfront City). Mengenai tupoksi saya (sebagai Ketua DPRD Kampar, red) dan terkait proses penganggaran pembangunan proyek," kata Ahmad Fikri seraya berjalan menuju kendaraan pribadinya.(rir) 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Solar Subsidi Langka di Riau, Sopir Truk Rela Antre Hingga 6 Jam di SPBU

Kelangkaan solar subsidi memicu antrean panjang hingga 6 jam di berbagai wilayah Riau. Masyarakat desak…

17 jam ago

DPRD Kepulauan Meranti Jadwalkan Pengesahan Dua Ranperda

DPRD Kepulauan Meranti bakal mengesahkan dua Ranperda yang telah rampung dibahas guna mendorong capaian Indeks…

17 jam ago

Tim SAR Hentikan Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal yang Hilang Kontak di Selat Sunda

Operasi pencarian 5 jurnalis dan 3 kru speedboat yang hilang kontak di Selat Sunda resmi…

18 jam ago

Diserahkan Menteri PPPA, Bunda Literasi Pekanbaru Sulastri Agung Nugroho Sabet Penghargaan Nasional

Ketua TP PKK sekaligus Bunda Literasi Pekanbaru Sulastri Agung Nugroho meraih penghargaan Apresiasi Swara Cantika…

18 jam ago

BMKG Deteksi 71 Titik Panas di Riau, 10 Daerah Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang

BMKG mencatat 3.227 titik panas di Sumatera dengan 71 titik berada di Riau. Peringatan dini…

18 jam ago

Dampak Asap Karhutla Makin Pekat, Pemkab Kuansing Liburkan Sekolah Dua Hari

Kualitas udara di Kuansing nyaris menyentuh level sangat tidak sehat. Disdikpora Kuansing memutuskan kembali menerapkan…

1 hari ago