Categories: Nasional

Driver Ojek Online Ditikam Penumpang

(RIAUPOS.CO) — Menjadi driver ojek online (ojol) adalah pekerjaan Fauzan (45). Seperti pada umumnya, layaknya driver harus mengantar penumpang saat mendapat pesanan. Saat itu, Senin (4/11) malam pukul 18.30 WIB,  Fauzan mendapat notifikasi untuk mengantar penumpang ke Kalan Kartama.

Notifikasi orderan itu pun diambil Fauzan yang harus menjemput penumpang bernama Riza (38) untuk diantar ke Jalan Kartama. Sesampainya di Jalan Kartama, penumpang memintanya lagi untuk mengantar ke Jalan Firdaus. Dengan senang hati, Fauzan pun mengantarnya.

Namun, di tengah perjalanan menuju Jalan Firdaus, sang driver merasa aneh. Sebab jalanan begitu sepi dan melintasi kuburan. Sang driver pun akhirnya menanya kepada penumpangnya terkait kebenaran jalannya "Kemana ni bang. Ni dah sampai kuburan?," tanya Fuazan.

Saat menanyakan itu, tanpa disangkanya penumpang itu menikam lehernya  dengan sebilah pisau dan akhirnya Fauzan terjatuh. Sang penikam  kemudian dengan sigap mengambil kunci sepeda motornya dan mengantonginya.

Aksinya belum selesai, Riza memukul Fauzan dan melarikan sepeda motor Beat hitamnya BM 3444 BM. Berjarak 10 meter melarikan motor, sambil tergopoh-gopoh Fauzan berteriak sekencang-kencangnya "Allahu Akbar tolong ada jambret!"

Warga yang mendengar teriakan itu pun akhirnya mencoba mencari lokasi kejadian. Teriakannya itu berhasil membawa dua orang warga menolong sang driver online. Akibatnya, Riza pun diamankan warga dan dilaporkan ke Polsek Bukitraya.

Ulah kejinya itu pun ditanggapi Polsek Bukit Raya Kompol Bainar. Kepada Riau Pos, Selasa (5/11) membenarkan insiden itu dan tersangka sudah diamankan. "Benar kejadiannya malam tadi. Driver ojek online Fauzan itu terluka lehernya dan darahnya bercucuran. Sehingga harus divisum untuk barang bukti dan pengobatan. Sementara tersangka Riza sudah kami amankan di jeruji sel," jelasnya. Ulahnya itu dijerat tindak pidana pencurian dengan kekerasan.(*3/ade)

Laporan MUSLIM NURDIN, Pekanbaru

 

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Resmi! Batas Pelaporan SPT Orang Pribadi Mundur Jadi 30 April

Pemerintah perpanjang batas lapor SPT hingga 30 April 2026. Wajib pajak kini punya waktu tambahan…

11 jam ago

Penertiban PETI, Polisi Musnahkan 9 Rakit di Inhu dan Kuansing

Polisi musnahkan 9 rakit PETI di Inhu dan Kuansing. Pelaku diduga kabur sebelum petugas tiba…

12 jam ago

SPBU Terbatas, Warga Bagansiapiapi Harus Antre Lama Isi BBM

Warga Bagansiapiapi antre BBM hingga 1 jam usai Lebaran. Lonjakan konsumsi picu antrean, pemerintah pastikan…

13 jam ago

Kriteria Diperketat, Penerima Bantuan Pangan di Pekanbaru Justru Meningkat

Pemko Pekanbaru perketat kriteria bantuan pangan, namun jumlah penerima naik jadi 63 ribu KK lewat…

13 jam ago

Jalan Rusak di Pekanbaru, Lubang di HR Soebrantas Bikin Pengendara Waswas

Lubang besar di Jalan HR Soebrantas Pekanbaru membahayakan pengendara. Warga minta segera diperbaiki karena rawan…

13 jam ago

Kebakaran Meluas di Rupat Bengkalis, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api

Karhutla di Rupat Bengkalis meluas hingga 50 hektare. Kemarau, akses sulit, dan minim air jadi…

1 hari ago