ANKARA (RIAUPOS.CO) – Turki mengecam pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang menyebutkan bahwa Islam sedang mengalami krisis radikalisme sehingga memicu kekerasan.
Oleh karena itu, Macron mengusulkan rancangan undang-undang untuk membendung radikalisme Islam dan memperkuat sekularisme. Pemerintah akan menangkapi kelompok atau individu muslim yang dituduh radikal.
Juru bicara Presdien Recep Tayyip Erdogan, Ibrahim Kalin, mengatakan dalam cuitan bahwa visi Macron mengenai Islam sangat berbahaya dan provokatif. Menurut Kalin, Macron justru mendorong islamofobia dan anti-muslim.
Senada dengan Kalin, juru bicara partai penguasa Turki, AKP, Omer Celik, menilai pernyataan Macron tentang Islam di Prancis menggambarkan kediktatoran serta ketidaktahuan sang presiden.
"Sudut pandang Macron hanya menyediakan amunisi ideologis bagi kelompok teror seperti ISIS," tuturnya, dikutip dari AFP, Selasa (6/10/2020).
Kementerian Luar Negeri Turki juga mengecam pernyataan Macron dengan menyatakan, usulan itu berpotensi menimbulkan masalah serius ketimbang menyelesaikan masalah di Prancis.
Pernyataan Macron itu menambah panas hubungan Prancis dengan Turki. Sebelumnya kedua negara berselisih mengenai sengketa perairan di Laut Mediterania dengan Yunani.
Selanjutnya, kedua negara bersitegang soal perang Azerbaijan dengan Armenia, di mana Macron menuduh Turki memobilisasi tentara bayaran asal Suriah untuk membantu pasukan Azerbaijan.
Sumber: AFP/Reuters/News/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun
Pemko Pekanbaru membuka layanan pengaduan dan jalur pemenuhan kuota SPMB SMP 2026 agar seluruh anak…
PKL kembali bermunculan di Jalan Sudirman Ujung dekat Jembatan Siak IV. Satpol PP Pekanbaru menegaskan…
Kelangkaan BBM di Pulau Bengkalis membuat warga kesulitan beraktivitas. Antrean panjang terjadi di SPBU, sementara…
Festival Bakar Tongkang 2026 di Bagansiapiapi berlangsung lancar, namun jumlah pengunjung menurun. Tiang tongkang roboh…
Hari terakhir pendaftaran SPMB SD Negeri Pekanbaru diwarnai kedatangan wali murid ke sekolah untuk memastikan…
Plt Bupati Kuansing Muklisin mengeluarkan enam poin imbauan kepada OPD, meminta ASN tetap bekerja profesional…