Categories: Nasional

Kejari Dumai Musnahkan BB Sudah Inkrah

DUMAI (RIAUPOS.CO) —  Kejaksaan Negeri (Kejari) Dumai memusnahkan barang bukti yang sudah selesai proses hukum atau dinyatakan inkrah, Kamis (5/3) di halaman Kantor Kejari Dumai Jalan Sultan Syarif Kasim.

Barang bukti dimusnahkan yakni 170 gram narkotika jenis sabu, 300 butir pil ekstasi dan 140 gram ekstasi. Tidak hanya barang bukti narkoba ada beberapa barang bukti lain yang turut dimusnahkan handphone, peralatan hisap, senjata tajam seperti golok, kapak, cangkul dan parang, uang palsu dan barang bukti lainnya.

Pemusnahan barang bukti dihadiri Kajari Dumai, Khairul Anwar Wakil Wali Kota Dumai Eko Suharjo, Kasat Reskrim Polres Dumai AKP Dany Andhika dan undangan lainnya.

"Barang bukti yang dimusnahkan merupakan barang bukti dari 49 perkara tindak pidana umum sejak Januari hingga Februari 2020 yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) tahun 2020," ujar Kepala Kejaksaan Negeri Dunai Khairul Anwar, Kamis (5/3).

Ia mengatakan pemusnahan narkotika dilakukan dengan cara dilarutkan di dalam air lalu diblender, BB lainnya seperti alat hisap dan uang palsu dibakar, untuk handphone dihancurkan dengan palu sedangkan sajam  dipotong pakai gerenda. "Tujuan pemusnahan ini, untuk menghindari penyalahgunaan barang bukti seperti BB narkoba, jadi seluruh barang bukti yang telah memiliki hukum tetap, dan pengadilan memutuskan untuk dimusnahkan maka kami musnahkan," tuturnya.

Ia mengatakan tidak seperti tahun sebelumnya, kini pemusnahan BB akan di lakukan setiap triwulan. Hal itu tujuannya untuk menghindari penyalahgunaan. "Jadi setiap triwulan kami musnahkan," tuturnya.

Sementara, Wakil Wali Kota Dumai Eko Suharjo  mengucapkan terima kasih kepada pihak kejaksaan yang telah memusnahakan BB narkoba agar tidak disalahgunakan.

"Mari  dukung dan bantu penegak hukum yang ada di Kota Dumai, dalam menekan angka tindak kejahatan yang ada khususnya peredaran narkoba," tutupnya.(hsb)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

5.000 Mangrove Ditanam di Desa Penyengat Pesisir Siak, Warga Bergerak Sebelum Abrasi Makin Parah

Warga Penyengat, Siak, menanam 5.000 mangrove secara swadaya untuk melindungi pesisir dari abrasi dan menjaga…

9 jam ago

Pamit Keluar Rumah, Gadis 19 Tahun di Pekanbaru Tak Bisa Dihubungi

Tsabita Salsabila, 19 tahun, dilaporkan hilang di Pekanbaru. Ponselnya terakhir terdeteksi di Jalan Swakarya setelah…

9 jam ago

Gempa M7,7 Hantam NTT, 20 Orang Meninggal dan 2 Masih Tertimbun

Gempa M7,7 mengguncang NTT dan menewaskan 20 orang. Enam warga luka-luka dan dua lainnya masih…

9 jam ago

Mobil Konsumen Terbakar Saat di SPBU Pelalawan, Pertamina Amankan Lokasi dan Periksa CCTV

Kendaraan konsumen terbakar di SPBU Bandar Petalangan, Pelalawan. Pertamina menghentikan operasional sementara dan masih menyelidiki…

10 jam ago

SMAN 1 Bangkinang Juara HSBL 2026, SMAN Plus Riau Takluk 60-45 di Final

SMAN 1 Bangkinang kembali juara HSBL 2026 Seri Bangkinang usai menaklukkan SMAN Plus Riau dengan…

10 jam ago

3 Hektare Lahan Gambut di Kampar Terbakar, Petugas Masih Berjuang Padamkan Api

Tiga kebakaran lahan terjadi di Kampar hingga Sabtu sore. Petugas gabungan masih menangani lahan gambut…

11 jam ago