Categories: Nasional

Tak Sadar Gula Darah Naik, Awas Ancaman Diabetes dan Komplikasi

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Diabetes merupakan penyakit kronis yang dapat menyebabkan berbagai komplikasi. Pemicunya bisa mengkonsumsi minuman manis hingga makanan tinggi kalori. Sering kali orang tak sadar bahwa kadar gulanya melonjak.

Jika sudah seperti itu, waspada pre-diabetes, diabetes, dan komplikasi. Seperti pada kebutaan, ginjal, stroke, amputasi, hingga kematian.

Ketua Pengurus Besar Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (PB PERKENI), Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, Sp.PD-KEMD baru-baru ini mengatakan, jumlah penderita diabetes di Indonesia terus meningkat. Pada 2019 jumlah penderitanya 10,7 juta. Lalu meningkat 19,5 juta pada 2021.

“Tahun ini Indonesia menduduki peringkat kelima dengan jumlah penderita diabetes terbanyak di dunia, naik dari peringkat ketujuh di tahun 2019. Peningkatan ini sangatlah memprihatinkan,” kata Ketut Suastika.

Pernyataan itu sempat dikemukakan Ketut Suastika dalam webinar Novo Nordisk Indonesia bersama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), PERKENI, dan Kedutaan Besar Denmark. Dalam webinar itu ditegaskan bahwa diabetes merupakan penyakit kronis yang dapat menyebabkan berbagai komplikasi.

Secara global diperkirakan terdapat 537 juta orang yang menderita diabetes. Dengan jumlah tersebut artinya 1 dari 10 orang di seluruh dunia hidup dengan diabetes. Angka itu diproyeksi meningkat menjadi 643 juta pada 2030. Jika tidak dilakukan tindakan intervensi, angka kasus itu bisa meningkat lagi menjadi 784 juta pada 2045.

Tak Sadar Kena Diabetes

Jumlah orang dengan diabetes di Indonesia mencapai 19,5 juta. Namun, hanya 2 juta yang telah terdiagnosis dan mendapatkan pengobatan. Sebagian tak menyadari gula darahnya sudah di atas normal.

“Pencegahan diabetes, komplikasinya, diagnosis, dan pemantauan kadar glukosa darah secara mandiri merupakan komponen yang sangat penting dalam sistem kesehatan. Namun, masih banyak permasalahan seperti kurangnya kesadaran dan pemahaman masyarakat, adanya stigma penyakit kronis, dan misinformasi mengenai diabetes,” jelas Prof Suastika.

Menurut dia, rendahnya tingkat kesadaran masyarakat terhadap diabetes masih menjadi tantangan utama. Sehingga menyebabkan semakin tingginya jumlah orang diabetes yang tidak terdiagnosis dan dapat mengakibatkan kadar glukosa darah.

“Kadar gula tidak terkontrol akibatnya mengakibatkan berbagai komplikasi,” tambah Prof. Suastika.

Vice President & General Manager Novo Nordisk Indonesia Anand Shetty mengatakan edukasi mengenai diabetes kepada masyarakat penting

demi meningkatkan taraf hidup masyarakat, penderita diabetes, dan meningkatkan pencegahannya. Edukasi diberikan termasuk untuk generasi muda.

“Sehingga mereka dapat menjalani gaya hidup yang lebih baik dan mencegah diabetes sejak dini,” kata Anand.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Satu Tahun Kepemimpinan, Agung Nugroho Dorong RT/RW Jadi Garda Terdepan

Wako Pekanbaru perkuat peran RT/RW, utang Rp470 miliar lunas dan pembangunan tetap berjalan jelang setahun…

6 jam ago

Tes Urine Mendadak di Telukkuantan, Tujuh Orang Positif Narkotika

BNNK Kuansing gelar razia jelang Ramadan 1447 H di Telukkuantan. Tujuh orang dinyatakan positif narkoba…

7 jam ago

Dua Bulan Tanpa Hujan, Bengkalis Mulai Kekurangan Air Bersih

Kemarau panjang sebabkan krisis air bersih di Bengkalis. Usaha galon dan laundry tutup, Perumda siapkan…

7 jam ago

Ramadan 2026, Grand Zuri Pekanbaru Siap Jadi Lokasi Buka Puasa Bersama

Grand Zuri Pekanbaru gelar Showcase Iftar Nusantara Ramadan 2026, perkenalkan paket buka puasa untuk klien…

2 hari ago

PTPN IV PalmCo Salurkan 6 Juta Bibit Sawit Bersertifikat, Dongkrak Produktivitas Petani

PTPN IV PalmCo salurkan 6 juta bibit sawit bersertifikat, dampingi 93 koperasi dan dorong sertifikasi…

2 hari ago

Pakai Basis Varian Tertinggi, Destinator 55th Anniversary Edition Tampil Eksklusif

Mitsubishi hadirkan Destinator 55th Anniversary Edition berbasis varian tertinggi, berstatus limited dengan harga Rp520,5 juta.

2 hari ago