Categories: Nasional

Ayah Siksa dan Cabuli Anak Tiri

DUMAI (RIAUPOS.CO) — Seorang remaja putri menjadi korban kebejatan ayah tirinya. Pelaku berinisial ES (39), wrga Kecamatan Bukit Kapur tega menyiksa dan mencabuli AG (14) yang merupakan anak dari istrinya.   

Korban mendapatkan perlakuan tindak kekerasan dari sang ayah tiri sejak usia 8 tahun. Tak hanya disiksa, korban juga dicabuli ES. Sementara ibu korban tidak dapat berbuat banyak, karena juga ikut menjadi bulan-bulanan kemarahan pelaku. 

"Penangkapan terhadap pelaku berawal dari laporan masyarakat sekitar terkait adanya seorang anak yang menjadikan korban kekerasan ayah tiri," ujar Kapolres Dumai AKBP Andri Ananta Yudhistira dikonfirmasi melalui Kapolsek Bukit Kapur, AKP Tumara, Rabu (4/12). 

Ia mengatakan perbuatan pelaku terungkap ketika korban melarikan diri dari rumahnya dan meminta pertolongan dengan warga sekitar, Ahad (1/12) lalu. Di mana, ia menceritakan jika  dirinya mengalami tindak kekerasan oleh ayah tirinya. 

"Korban menyatakan bahwa dirinya ditendang oleh ayah tirinya karena pelaku menyuruh korban mendorong sepeda motor yang mogok, namun sepeda motor tidak mau juga hidup pelaku emosi dan menendang bagian perutnya," jelas Kapolsek. 

Selain itu, ibu korban juga dipukul oleh pelaku menggunakan martil. Atas cerita itu, masyarakat melaporkan kejadian itu ke Polsek Bukit Kapur.

"Menurut keterangan korban, aksi kekerasan yang dialaminya berlangsung sejak dirinya berusia 8 tahun. Ia selalu mengalami kekerasan fisik. Bahkan, korban juga sudah empat kali disetubuhi oleh pelaku. Setiap kali usai menyetubuhi korban, pelaku selalu mengancam akan membunuh korban kalau menceritakan hal tersebut kepada orang lain," ungkapnya.

Berdasarkan laporan dan keterangan korban, Polsek Bukit Kapur lalu pemeriksaan saksi dan korban hingga dilakukan visum. Hingga akhirnya, di hari yang sama pelaku berhasil diamankan petugas di kediamannya.

"Pelaku beserta barang bukti telah kami amankan di Mapolsek Bukit Kapur guna penyelidikan lebih lanjut," tuturnya.

Ia mengatakan pelaku bakal dijerat dengan pasal berlapis. Tidak hanya UU Perlindungan Anak, namun juga UU tentang Penghapusan Kekerasan di Rumah Tangga. "Perilaku pelaku begitu bejat, sudah di luar perikemanusiaan," tutupnya.(hsb)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

PTPN IV Juara! Turnamen Tenis Regional III 2026 Ditutup Meriah

Turnamen Tenis Piala PTPN IV 2026 di Pekanbaru berakhir meriah, diikuti ratusan peserta dan jadi…

4 jam ago

Kendalikan Harga, Pemprov Riau Gelar Operasi Pasar di Pekanbaru

Pemprov Riau gelar pasar murah di Pekanbaru dan Kampar untuk jaga harga dan stok bahan…

5 jam ago

Hati-Hati! Lubang di Flyover Sudirman Ancam Pengendara

Lubang di flyover Sudirman Pekanbaru membahayakan pengendara dan berisiko picu kecelakaan, warga minta segera diperbaiki.

5 jam ago

TKA SD Dimulai! 19.709 Murid Pekanbaru Ujian Berbasis Komputer

Sebanyak 19.709 siswa SD di Pekanbaru mengikuti TKA yang digelar bertahap di 311 sekolah dengan…

5 jam ago

Investasi Rp300 Miliar Masuk Siak, Ratusan Warga Siap Direkrut

Galangan kapal PT MNS di Siak mulai dibangun dengan investasi Rp300 miliar dan diperkirakan menyerap…

5 jam ago

438 CJH Pekanbaru Siap Berangkat, Wako Agung Bakal Lepas Kloter Perdana Jemaah Haji

Sebanyak 438 CJH Pekanbaru diberangkatkan 23 April 2026. Wako Agung Nugroho lepas langsung, jemaah lebih…

7 jam ago