ILUSTRASI
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Jejaring media sosial Facebook berencana melakukan penyegaran pada logo perusahaannya.
Chief Marketing Officer Facebook Antonio Lucio mengatakan, branding logo baru akan berbeda dari sebelumnya
"Kami merancang logo Facebook untuk pembeda visual antara perusahaan dan aplikasi, penggunaan tipografi dan huruf besar custom yang digunakan," ungkap Lucio seperti dilansir Cnet, Selasa (5/11).
Logo baru ini dirancang berpasangan dengan berbagai layanan, berubah warna agar sesuai dengan produk yang menyertainya. Misalnya, hijau untuk WhatsApp atau rona ungu dan oranye yang terkait dengan Instagram.
Langkah Facebook mengubah logo bertujuan agar konsumen lebih jelas terkait kepemilikian Instagram dan WhatsApp.
Pada Oktober lalu, Pew Research Center merilis sebuah survei yang menunjukkan hanya 29 persen orang Amerika yang tahu bahwa Facebook memiliki WhatsApp dan Instagram.
"Orang harus tahu perusahaan mana yang membuat produk yang mereka gunakan, Perubahan brand ini adalah cara untuk mengomunikasikan struktur kepemilikan kami dengan lebih baik kepada orang-orang dan bisnis yang menggunakan layanan kami untuk terhubung, berbagi, membangun komunitas, dan mengembangkan pemirsa mereka," tulis Lucio dalam unggahan blognya.
Perubahan logo terjadi saat Federal Trade Commission dan beberapa jaksa agung negara bagian sedang mempertimbangkan apakah Facebook membeli Instagram dan WhatsApp untuk meredam persaingan dan ini merugikan konsumen.
Perusahaan juga mendapat seruan dari politisi dan bahkan salah satu co-founder untuk memisahkan WhatsApp dan Instagram dari Facebook.
Pada saat yang sama, Facebook tengah bekerja agar orang-orang yang menggunakan Facebook Messenger, DM Instagram, dan WhatsApp dapat saling mengirim pesan tanpa harus berganti aplikasi.
Sumber: Jpnn.com
Editor: E Sulaiman
Rayakan anniversary ke-7, The Zuri Pekanbaru berbagi sahur kepada masyarakat melalui program Sahur On The…
Festival Lampu Colok Bengkalis 1447 H resmi dibuka Bupati Kasmarni, ribuan warga antusias menyaksikan tradisi…
Imigrasi Bengkalis menutup layanan administrasi 18–24 April 2026. Masyarakat diminta mengurus paspor sebelum 17 Maret
Pos Pelayanan Mudik Polres Bengkalis di Simpang Pokok Jengkol, Duri, ramai dikunjungi warga dan menjadi…
Disnakertrans Riau menerima 20 pengaduan THR dari pekerja. Sebanyak 17 laporan masih dalam proses penanganan.
Bupati Siak Afni Zulkifli menegaskan pemerintah daerah tetap hadir di tengah masyarakat meski menghadapi tekanan…