Categories: Nasional

Sebagian Pengungsi Sudah Berani Pulang

WAMENA (RIAUPOS.CO) — Pengungsi kerusuhan Wamena terus berkurangan. Data terakhir kemarin (4/10) angkanya turun drastis. Total hanya 3.605 orang yang bertahan di pengungsian. Setelah kondisi berangsur membaik, memang banyak pengungsi memilih pulang. Mereka mulai membenahi rumah yang sempat rusak akibat amuk massa. Tidak sedikit juga yang sudah berani menjalankan usaha masing-masing.

 

Salah seorang pengungsi bernama Suryanto mengakui dia sudah pulang dari pengungsian di Kodim 1702/Jayawijaya. Pria asal Jember yang sudah lima tahun tinggal di Jayawijaya itu mengakui senjatinya dia sudah lama ingin pulang. "Baru bisa dua hari lalu," imbuhnya. Di Jayawijaya, dia tinggal di daerah Sinakma. Daerah itu memang tidak banyak disentuh massa, namun dia mengungsi karena khawatir kejadian Senin (23/9) merembet.

Lebih dari seminggu berada di pengungsian, Yanto memutuskan pulang. Dia sedikit lebih tenang karena istri dan anaknya sudah berada di Jayapura.

"Jadi, keluarga aman. Sementara saya di sini (Wamena) dulu," ungkap dia. Sehari-hari, dia berprofesi sebagai sopir taksi. Menurut dia, pengaruh kerusuhan memang besar. Penumpang nyaris tidak ada. Karena itu, dia sedang cari peluang lain. "Kalau sepi terus, paling turun (ke Jayapura) dulu," imbuhnya.

Pantauan JPG, pengungsian di Kodim 1702/Jayawijaya memang tidak sepadat sebelumnya. Masyarakat yang sebelumnya tidur di sekitar masjid sudah tidak tampak. Demikian pula tenda-tenda pengungsian di area belakang kodim. Tinggal sedikit pengungsi yang bertahan di sana. "Tinggal 1.742 orang," tutur Komandan Kodim 1702/Jayawijaya Letkol Infanteri Candra Dianto.

Jumlah itu jauh lebih sedikit ketimbang angka pengungsi awal di Kodim 1702/Jayawijaya yang menyentuh 3.500 jiwa. Bukan hanya pengungsi di kodim, pengungsi di Polres Jayawijaya juga sudah berkurang banyak. Sampai kemarin tinggal 748 pengungsi yang bertahan di sana. Selain sudah ada yang pulang ke rumah masing-masing. Banyak di antara pengungsi terbang ke Jayapura.

Agar semakin banyak pengungsi kembali ke rumah masing-masing, Pemerintah Daerah Jayawijaya bersama TNI, Polri, dan masyarakat setempat kembali turun ke daerah terdampak kerusuhan. Setelah membersihkan puing bangunan di daerah Hom-Hom, kemarin giliran Daerah Wouma yang disisir. "Kami bersama-sama masyarakat pribumi maupun pendatang sama-sama melaksanakan karya bakti pembersihan puing-puing bangunan," ujar Candra.(syn/mia/jpg)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Kabar Baik! Jalan Teratai Pekanbaru Mulai Dibenahi, Drainase yang Lama Tertutup Kini Dibuka

Pemko Pekanbaru mulai memperbaiki Jalan Teratai dengan normalisasi drainase dan overlay sepanjang 783 meter. Pekerjaan…

20 jam ago

Gara-gara Puntung Rokok, 5 Hektare Kebun Sawit di Inhu Terbakar, Pelaku Ditahan Polisi

Seorang buruh angkut sawit di Indragiri Hulu ditetapkan sebagai tersangka setelah diduga membuang puntung rokok…

21 jam ago

Pacu Jalur Bawa Berkah, Menteri PU Siap Kaji Pembangunan Tol Pekanbaru-Kuansing

Menteri PU mengkaji rencana pembangunan Tol Pekanbaru-Kuansing untuk mendukung Pacu Jalur, memperlancar akses, dan mendorong…

21 jam ago

Promo Merdeka Angkasa Garden Hotel Hadirkan Menu Unik, Mierdeka Laksamana Jadi Andalan

Angkasa Garden Hotel Pekanbaru menghadirkan Promo Merdeka dengan menu baru Mierdeka Laksamana dan Si Merah…

22 jam ago

Kasus Seragam SMAN Riau Masuk Babak Baru, Kepala Sekolah Diperiksa Satu per Satu

BKD Riau mulai memanggil kepala sekolah terkait kasus kelebihan bayar seragam SMAN. Sanksi disiplin disiapkan,…

22 jam ago

Gajah Jovi Tutup Usia di PLG Minas, Sempat Dirawat Intensif Selama Sebulan

Gajah jinak Jovi yang berjasa menangani konflik satwa di Riau mati setelah sebulan dirawat akibat…

22 jam ago