Pandemi Covid-19 mengubah gaya hidup masyarakat. Tak terkecuali proses belajar mengajar yang saat ini harus dilakukan dengan sistem dalam jaringan (daring) atau online. Tak ayal, biaya untuk kuota internet cukup memusingkan para orang tua.
Laporan: SOFIAH (Tampan)
UNTUK mengurangi biaya pengeluaran kuota, Polsek Tampan melakukan terobosan dengan memasang fasilitas wifi yang diperuntukkan bagi siswa/i bahkan mahasiswa. Tentunya untuk belajar dan mengerjakan tugas.
Kapolres Pekanbaru Kombes Nandang Mu’min Wijaya melalui Kapolsek Tampan Kompol Hotmartua Ambarita mengatakan, layanan wifi itu dapat diakses selama 24 jam mulai Jumat (4/9).
"Tidak ada batasan pemakaian selain hal itu dipergunakan untuk proses belajar. Ini kami persiapkan bagi anak-anak kita yang kurang mampu saat mengikuti proses belajar secara daring, silakan datang saja ke sini," jelasnya.
Dalam pada itu, jika para siswa tidak memiliki akses atau kendaraan, bakal dijemput oleh Bhabinkamtibmas. "Jadi, bagi yang tidak mempunyai transportasi bisa dijemput di kediaman. Sehingga, anak-anak dapat tetap belajar," ucapnya.
Ambarita sebut, sudah sewajarnya dilakukan oleh polisi yang notabenenya merupakan pengayom dan pelindung rakyat, tak ada yang luar biasa. Katanya, bukti polisi peduli pendidikan.
"Sebagai bukti polisi peduli terhadap pendidikan, Polsek Tampan pun terus memperbarui pelayanan. Di mana saat ini tengah menyiapkan ruang khusus belajar daring. Sembari menunggu rampung, anak-anak dapat belajar di lobi terlebih dulu," paparnya. Di waktu yang sama, salah satu siswa yang mengikuti belajar daring dari SMK Dirgantara Yoga Andrian mengaku grogi. "Bukan takut tapi lebih ke grogi, karena pertama kalinya ke kantor polisi," jelasnya.
Diakuinya, informasi soal adanya wifi gratis di Polsek Tampan didapatnyadiajak dari temannya. Menurutnya, belajar daring melalui zoom cukup menguras kantong sehingga kuota pun cepat habis.
"Dalam sebulan bisa habis Rp80 ribu paket Telkomsel. Dengan adanya wifi gratis saya merasa senang dan bisa mengurangi pengeluaran," ulasnya.(sof)
Hari pertama Pacu Jalur Rayon II di Tepian Narosa berlangsung meriah. Sebanyak 10 jalur berhasil…
Bupati Kuansing Suhardiman Amby menerima dua penghargaan dari Menteri Agama RI pada pembukaan MTQ Riau…
Mahasiswa ITB Indragiri mengembangkan agroeduwisata melon madu di Rengat. Selain menjadi tempat belajar, lokasi ini…
Pemancing bernama Riki ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Danau PLTA Koto Panjang. BPBD mengimbau…
Hari pertama Pacu Jalur Rayon II di Tepian Narosa berlangsung meriah. Ribuan penonton hadir, sementara…
Pawai taaruf MTQ Riau ke-44 di Teluk Kuantan berlangsung meriah. Sebanyak 17 ribu peserta dan…