Categories: Nasional

Ringkus Bandar 100 Ribu Ekstasi dan 82 Kg Sabu

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Langkah Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap bandar narkotika benar-benar berisiko. Untuk bisa menangkap delapan orang bandar, petugas harus menghadapi ancaman ditabrak hingga kejar-kejaran dengan kecepatan tinggi di jalanan. Dua bandar terluka tembak dalam proses penangkapan tersebut. Salah satunya, meninggal dunia.

Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari menuturkan, awalnya pada 2 Juli didapatkan informasi pengiriman narkotika menggunakan speed boat di perairan Tanjung Balai Asahan. Saat petugas tiba, dicurigai narkotika telah diambil dengan menggunakan mobil nopol BK 1430 HG.

”Petugas mengikuti mobil tersebut,” ujarnya.

Saat mobil tersebut keluar dari sebuah rumah, petugas langsung menghentikannya. Saat digeledah ditemukan sabu dan ekstasi berada ditaruh di tiga ban dalam mobil di bagasi.  ”Dua penumpang di­amankan, Adi Putra alias Tison dan Ardiansyah,” tuturnya.

Selanjutnya, keduanya digiring ke tempat penyimpanan sabu di rumah yang terletak di Lubuk Palas, Asahan. Seorang penjaga rumah bernama Fadli diamankan.  ”Ditemukan sabu dalam ban mobil lagi,” ujarnya.

Dari pemeriksaan, diduga ada pelaku lain yang menggunakan mobil Honda Jazz nopol BK 1004 VP. Petugas menjumpai mobil itu di jalan arah daerah Batu Bara pada 3 Juli. ”Petugas mengejarnya, tapi ternyata ada hambatan,” paparnya.

Sebuah mobil avanza nopol B 1321 KIJ menyalip mobil petugas. Mobil tersebut menghalangi laju petugas mengejar mobil Jazz. Pengemudi mobil Jazz baru bisa tertangkap pukul 18.30. ”Dua penumpangnya Hanafi dan Amirudin, tapi mobil Avanza lolos,” ujarnya.

Petugas kembali mengembangkannya dengan menangkap dua pelaku lain di perkebunan sawit Teluk Dalam, Asahan. Yakni, Nazar dan Zul. Dari keduanya petugas menuju ke Deli Serdang, keberadaan pelaku lainnya. ”Tapi, malah bertemu dengan mobil Avanza yang sempat menghalangi petugas,” tuturnya.  Mobil tersebut coba dihentikan, namun justru mencoba menabrak petugas. Kejar-kejaran kembali terjadi. Petugas mencoba memberikan tembakan peringatan sebanyak tiga kali. ”Tapi tidak digubris,” paparnya.(idr/jpg)

 

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Polisi Ungkap Motif Keji Pembunuhan Dumaris, Dipicu Narkoba dan Foya-Foya

Pelaku curas pembunuhan di Pekanbaru sempat foya-foya di Medan usai beraksi. Polisi ungkap motif dipengaruhi…

8 jam ago

Pendidikan Belum Merata, Abu Bakar Soroti Digitalisasi dan Minimnya Pengawasan Pusat

Abu Bakar soroti kesenjangan pendidikan daerah dan dorong perubahan sistem serta respons cepat pemerintah di…

9 jam ago

Dari Penggerebekan Polres Siak, Kades Langkai Ternyata Positif Narkoba

Kades Langkai Siak positif narkoba usai penggerebekan kasus sabu. Polisi amankan 4 tersangka dan barang…

11 jam ago

Mantan Ajudan Sekwan Pekanbaru Dituntut 4 Tahun Penjara, Kasus SPPD Fiktif Terungkap

Mantan ajudan Sekwan Pekanbaru dituntut 4 tahun penjara dalam kasus obstruction of justice SPPD fiktif…

12 jam ago

Polisi Selidiki Kasus Pria Tewas Terikat di Truk Pengangkut Minyak Goreng

Seorang pria ditemukan tewas terikat di kabin truk di Pekanbaru. Polisi masih menyelidiki penyebab kematian…

13 jam ago

Wako Agung Lantik 7 Pejabat, Langsung Minta Kerja Cepat dan Nyata

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho melantik 7 pejabat baru dan menegaskan pentingnya adaptasi cepat serta…

13 jam ago